Pelantikan Dokter Hewan Periode Desember 2023

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Hari Kamis 11 Januari 2024 FKH UGM mengadakan acara Pelantikan Dokter Hewan Periode Desember 2023 di Grha Sabha Pramana. Pelantikan kali ini diikuti oleh 230 dokter hewan yang terdiri dari  49 pria dan 181 wanita. Secara keseluruhan FKH UGM telah melantik 6215 dokter hewan. Pelantikan diisi dengan pengambilan Sumpah dokter hewan dan Penandatanganan Sumpah dokter hewan dilanjutkan dengan penerimaan secara simbolis menjadi anggota Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia. Acara kali ini deimeriahkan dengan penampilan grup Karawitan Sato Laras Budaya dan persembahan tari dari mahasiswi FKH dan juga persembahan lagu dari grup musik dokter hewan yang baru dilantik.

Dalam sambutannya Dekan FKH UGM Prof. drh. Teguh Budi Pitojo M.Si. Ph.D menyampaikan periode Pelantikan kali ini masa studi tercepat adalah 66 bulan atau 5 tahun 5 bulan, sedangkan rekor tercepat secara keseluruhan masa studi tercepat adalah 60 bulan atau 5 tahun. Usia dokter Hewan termuda periode ini 22 tahun 6 bulan 10 hari. Sebanyak 50% dokter hewan yang dilantik sudah bekerja di berbagai sektor. Dekan FKH UGM dalam kesempatan ini mengembalikan para dokter hewan yang dilantik kepada keluarganya seraya berpesan agar mereka mempelajari dan menghayati lirik Lagu “KAGAMA BHAKTI” sebagai bekal mengabdikan ilmu yang didapat bagi keberlangsungan negara dan kemajuan bangsa Indonesia.

Dekan FKH UGM juga menyampaikan kondisi terkini Pendidikan Kedokteran Hewan, sampai saat ini belum ada peraturan perundangan terkait Standarisasi penyelenggaraan Pendidikan Tinggi Kedokteran Hewan di Indonesia yang dapat menjamin kualitas Lulusan Dokter Hewan di Indonesia. Undang undang yang ada saat ini belum memuat ketentuan yang dapat mengatur Pendidikan Tinggi Kedokteran Hewan.Mengakhiri pidatonya  Prof. drh. Teguh Budi Pitojo M.Si. Ph.D.  mengajak seluruh dokter baru untuk ikut memperjuangkan diterbitkannya peraturan perundangan tentang Pendidikan Tinggi Dokter hewan.

Pelantikan  Dokter Hewan ini sesuai dengan program Pembangunan Berkelanjutan yang mendukung beberapa indikator Sustainable Development Goals (SDGs) sesuai dengan tujuan, yaitu 4 dan 8