• Tentang UGM
  • simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
    • Salam dari Dekan
    • Sejarah Singkat
    • Visi dan Misi
    • Departemen
    • Manajemen Fakultas
    • Fasilitas dan Unsur Penunjang
    • Unit Kegiatan Mahasiswa
    • Kontak
  • Pendidikan
    • Program Studi Kedokteran Hewan
    • Program Profesi Dokter Hewan
    • Program Pascasarjana
    • Kanal Pengetahuan
  • Penelitian
    • Komite Etik Penelitian
  • ADMISI
  • Unduh
    • LAPORAN DEKAN
    • Buku Panduan Akademik
    • Sertifikat Akreditasi
    • Koleksi Dokumen LAMPTKes S1-PPDH
    • Capaian MCK FKH UGM
  • Pojok Saran
  • Beranda
  • Pos oleh
Pos oleh :

yanis.ramadhanti

Pengenalan Keprofesian Veteriner (PKV) di Sekolah Berkuda Octagon Stable

BeritaKegiatan Mahasiswa Senin, 18 Mei 2026

Kegiatan Pengenalan Keprofesian Veteriner (PKV) bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pengalaman mahasiswa tentang berbagai lingkung kerja yang berkaitan dengan bidang kedokteran hewan termasuk mengasah

Lihat   Selengkapnya

2 Mahasiswa FKH Raih Perunggu dalam BIOS 2025

BeritaKegiatan Mahasiswa Rabu, 4 Maret 2026

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan capaian di tingkat internasional dengan meraih medali perunggu pada ajang Bioinformatics and Synthetic Biology Competition (BIOS) 2025. Kompetisi ini diselenggarakan oleh synbio.id, sebuah organisasi nirlaba yang berfokus pada pengembangan dan akselerasi riset di bidang biologi sintetis serta bioinformatika.

Dalam kompetisi tersebut, Fakultas Kedokteran Hewan UGM tergabung dalam Tim “Theranova”, sebuah tim kolaboratif lintas perguruan tinggi yang terdiri dari mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Andalas, dan Universiti Malaya. Fakultas Kedokteran Hewan UGM diwakili oleh dua mahasiswa, yaitu Raditia Luki Ananta dan Evelyn Hartono.

 

Di bawah bimbingan Dosen Fakultas Farmasi UGM, Prof. Dr.rer.nat. apt. Adam Hermawan, M.Sc., tim ini mempresentasikan riset mendalam berjudul “Rekayasa Chimeric Lipid Nanoparticle Difungsionalisasi dengan Di-Rhamnolipid untuk Penghantaran Selektif PGV-1 pada Sel Triple Negative Breast Cancer”. Riset ini berfokus pada pengembangan sistem penghantaran obat berbasis pemodelan Chimeric Lipid Nanoparticle. Inovasi utama terletak pada pemanfaatan biosurfaktan di-Rhamnolipid sebagai kunci utama untuk meningkatkan selektivitas dan efisiensi penghantaran molekul kecil PGV-1, kandidat agen antikanker, khususnya pada sel Triple Negative Breast Cancer (TNBC). Lipid nanoparticle chimeric ini dirancang dengan integrasi di-rhamnolipid untuk targeting spesifik sel TNBC, yang sulit diobati karena agresivitasnya tinggi dan kurangnya target terapi konvensional. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan presisi terapi sekaligus meminimalkan efek samping sistemik.

Kompetisi BIOS 2025 berlangsung melalui rangkaian seleksi ketat sejak Agustus hingga November 2025. Tahapan dimulai dari pengajuan abstrak, pengembangan website proyek sebagai sarana showcase project, hingga pemenuhan target luaran yang ditentukan. Pada babak final, Tim Theranova mempresentasikan inovasi mereka di hadapan dewan juri. Keunggulan dalam perumusan konsep, kedalaman analisis bioinformatika, serta kekuatan metodologi menjadi faktor penentu keberhasilan tim dalam meraih medali perunggu.

Raditia Luki Ananta, selaku ketua tim Theranova, menuturkan, “Kami akan melanjutkan penelitian ini lebih lanjut bersama Prof. Dr.rer.nat. apt. Adam Hermawan, M.Sc. dan juga BRIN untuk mengembangkan prototipe yang siap uji praklinis.” Evelyn Hartono menambahkan, “Kolaborasi dengan BRIN ini merupakan langkah strategis untuk mempercepat translasi riset dari laboratorium ke aplikasi klinis nyata, khususnya dalam terapi TNBC.” Pernyataan keduanya mencerminkan komitmen tim terhadap inovasi berkelanjutan yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat.

Prestasi ini mencerminkan wujud nyata kontribusi akademisi dalam mendukung target pembangunan berkelanjutan global atau Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 3 yaitu Kehidupan Sehat dan Sejahtera, nomor 4, yaitu Pendidikan Berkualitas dan nomor 17, tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. Melalui inovasi pengobatan TNBC, riset ini berupaya memberikan solusi terapeutik yang lebih efektif dan aman bagi penderita kanker payudara, serta berkontribusi pada penurunan angka kematian akibat penyakit tidak menular melalui kemajuan teknologi farmasi (SDG no 3). Keberhasilan ini mencerminkan kualitas pendidikan tinggi yang mampu mengintegrasikan pembelajaran berbasis riset dan inovasi. Partisipasi dalam kompetisi internasional memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan yang diperoleh secara teoritis ke dalam praktik, khususnya dalam bidang bioinformatika dan biologi molekular tingkat lanjut (SDG no 4). Selain itu, kolaborasi multidisiplin dari berbagai institusi, yaitu UGM, UI, UB, UNAND, dan Universiti Malaya, serta dukungan aktif dari dosen pembimbing, menunjukkan sinergi yang menjadi contoh implementasi kerjasama strategis lintas institusi dalam menghasilkan inovasi yang berpotensi memberikan dampak luas bagi masyarakat (SDG no 17).Lihat   Selengkapnya

FKH UGM Kukuhkan 205 Dokter Hewan Baru

BeritaSorotan Senin, 19 Januari 2026

Yogyakarta – 15 Januari 2026 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) Kembali melantik 205 dokter hewan baru. Secara keseluruhan, FKH UGM telah melantik 6.620 Dokter hewan hingga

Lihat   Selengkapnya

Bagong dan Juno, Sapi Viral FKH UGM, Ikut Meramaikan Nitilaku 2025

BeritaSorotan Senin, 15 Desember 2025

Minggu, 14 Desember 2025, Fakultas Kedokteran Hewan UGM (FKH UGM) ikut meramaikan Kirab Budaya Nitilaku 2025. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Dies Natalies UGM yang ke-76. Tema yang diusung pada kirab budaya Nitilaku 2025 adalah Ruwat Rawat Kebangsaan. FKH UGM sendiri memasung tema Profesi Dokter Hewan Berperan dalam Pembangunan Bangsa. Yang menarik dari kontingen FKH UGM adalah barisan ini tidak hanya diikuti oleh Dosen, Tendik, dan Mahasiswa, tetapi juga para hewan kesayangan yang dimiliki fakultas maupun milik pribadi. Barisan dipimpin oleh 2 sapi putih peranakan Ongole yang besar dan gagah bernama Bagong dan Juno. Sebelum kirab dimulai, Bagong dan Juno memang telah sering dibawa berjalan sekeliling UGM pada sore hari sebagai bentuk exercise. Bagi beberapa civitas akademika UGM yang jarang melihat sapi berjalan-jalan, hal ini menimbulkan excitement hingga di-posting ke sosial media yang menyebabkan viralnya dua sapi FKH UGM ini. Selain itu, beberapa mahasiswa dan dosen juga membawa hewan kesayangan mereka seperti kucing, sugar glider, dan ular. Ada juga anak kambing atau cempe, dan anak rusa yang dirawat dan dipelihara di Smart Veterinary Teaching Farm FKH UGM. Selain hewan-hewan tersebut, acara juga dimeriahkan dengan para dosen yang mengenakan berbagai profesi dokter hewan seperti dokter bedah, conservationist, peneliti, dan Veteriner lapangan. Selain itu para tendik juga meramaikan dengan mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini mendukung beberapa Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu SDGs 10 Mengurangi ketimpangan dengan cara meruwat budaya.
_DSC9776
_DSC9798
_DSC9800
_DSC9810
_DSC9854
C3736T01
C3737T01
DSCF9369
DSCF9373
Lihat   Selengkapnya

BPPM Gelar Pentas Akhir Tahun “Khatulistiwa”

BeritaKegiatan MahasiswaSorotan Kamis, 11 Desember 2025

Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa FKH UGM sukses melaksanakan Pentas Akhir Tahun 2025 bertajuk “Khatulistiwa” pada Sabtu, 29 November 2025 di gedung pertunjukan FBSB UNY. Pementasan ini dipimpin

Lihat   Selengkapnya

Jumat Sehat di FKH UGM

Berita Jumat, 5 Desember 2025

Setiap hari Jum’at pagi, dimulai pukul 07.00 pagi, civitas akademika FKH UGM mengadakan senam bersama. Kegiatan ini diikuti oleh tendik, dosen, dan mahasiswa yang kebetulan tidak ada jadwal pada jam tersebut. Dipadu oleh instruktur profesionial, biasanya senam berjalan selama kurang lebih 1 jam. Senam dilakukan di halaman Gedung Diagnostik FKH UGM.

Olahraga ini bertujuan untuk memfasilitasi tendik, dosen, maupun mahasiswa FKH untuk dapat berkegiatan olahraga disela-sela kegiatan rutin yang Sebagian besar dilakukan dengan duduk di depan computer. Waktu duduk yang lama (lebih dari 5 jam setiap hari) dan menghadap layar komputer terus menerus mempunyai berbagai resiko kesehatan tersendiri, termasuk sakit punggung dan postur tubuh yang buruk, hingga obesitas karena gaya hidup yang idak baik dan kurang bergerak. Maka, kegiatan senam merupakan pilihan yang tepat untuk mendorong para pekerja berolahraga diiringi gerakan dan music yang menghibur.

Para peserta senam, selalu dihimbau untuk membawa botol minum masing-masing selama berolahraga sehingga tidak menambah sampah plastik di lingkungan fakultas. Faktor lain yang mendorong para pekerja untuk ikut senam bersama adalah makan pagi bergizi gratis yang disediakan oleh fakultas. Biasanya berupa buah segar yang kaya akan vitamin untuk dinikmati setelah senam.

Selain itu, setiap 3 bulan sekali, FKH UGM juga mengadakan cek kesehatan gratis dan donor darah. Program ini bekerja sama dengan Ruma Sakit Akademik UGM, dan diadakan di Gedung Auditorium. Acara dimulai dengan materi atau topik seputar kesehatan, diskusi, kemudian peserta dipersilahkan untuk mengecek kesehatan seperti cek kolestrol, asam urat, dan gula darah. Bagi yang ingin donor darah juga dipersiapkan oleh tim medis yang bertugas. Setiap hari Jum’at, fakultas juga menyediakan jasa konseling dengan psikolog dimulai dari pukul 2 siang. Semua civitas academica UGM dapat berkonsultasi secara gratis.

Hal-hal tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab fakultas untuk memastikan, dan meningkatkan kualitas kesehatan para pekerja dan mahasiswa di FKH UGM secara fisik, maupun secara mental. Kegiatan ini mendukung beberapa point Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDGs 2 tanpa kelaparan, SDGs 3 Kesehatan dan Kehidupan Sejahtera, SDGs 4 Pendidikan Berkualitas, dan SDGs 17 Kerjasamanya untuk mencapai tujuanLihat   Selengkapnya

Pengabdian Masyarakat Nasional IMAKAHI 2025 “Membangun Pengabdian, Satrabakti Wujudkan Aksi”

Kegiatan MahasiswaSorotan Selasa, 2 Desember 2025

Pengabdian Masyarakat Nasional (PENGMASNAS) IMAKAHI 2025 merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia Cabang Universitas Gadjah Mada di Kalurahan Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Jumat-Minggu, 21-23 November 2025. PENGMASNAS IMAKAHI 2025 mengusung tema “Satunggaling Laku, Satunggaling Rasa” yang diikuti oleh 80 orang delegasi atau ‘Satra’ yang merupakan mahasiswa kedokteran hewan dari 12 universitas di seluruh Indonesia.

Kegiatan dimulai pada hari Jumat, 21 November 2025 di Auditorium Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada dengan Opening Ceremony yang dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Himne Gadjah Mada, Himne IMAKAHI, dan Mars IMAKAHI. Kegiatan diawali dengan dengan penampilan tari Retno Asri, selanjutnya sambutan ketua panitia, Diva Pendriana, sambufftan drh. Retno Widyastuti sebagai Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul, serta sambutan dan simbolis pembukaan oleh Wakil Dekan FKH UGM, Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si.
Setelah rangkaian Opening Ceremony usai, para Satra diantarkan menuju Teaching Farm Playen. Di Teaching Farm, Satra dibagi menjadi 3 pos untuk mendapatkan Pelatihan Yanduan dari drh. Woro Danur Wendo, M.Sc., Dr. drh. Vincentia Trisna Yoelinda, M.Si., dan drh. Rina Wijayanti mengenai tata laksana pemeriksaan dasar kesehatan ternak sapi dan kambing. Pelatihan Yanduan dilaksanakan guna memperkaya pengetahuan, sejalan dengan SDGs 4 ‘Pendidikan Berkualitas’ yang menegaskan bahwa pembelajaran yang inklusif dan kolaboratif diperlukan untuk memberi kesempatan yang sama bagi setiap mahasiswa untuk mendapat pengetahuan dasar mengenai ternak sebelum terjun ke lapangan.

Selepas belajar bersama, seluruh Satra mengikuti kegiatan Guyub Sesrawungan di Balai Kalurahan Getas bersama warga setempat, yang dibuka dengan sambutan Bapak Saekat selaku Kepala Kalurahan Getas, penampilan drama delegasi oleh kelompok 7 dan dimeriahkan dengan kuis tanya jawab mengenai drama yang telah ditampilkan. Rangkaian Guyub Sesrawungan ditujukan untuk mengawali hubungan baik antara PENGMASNAS IMAKAHI 2025 dengan Kalurahan Getas yang juga mengimplementasikan SDGs 17 ‘Kemitraan untuk Mencapai Tujuan’. Hari semakin malam, Satra dibagi menjadi 11 kelompok dan diantarkan menuju rumah huni yang berada di 6 dukuh, yakni Padukuhan Getas, Padukuhan Tanjung, Padukuhan Ngasem, Padukuhan Gubuk Rubuh, Padukuhan Ngrunggo, dan Padukuhan Gembuk untuk beristirahat.

Kegiatan hari kedua pada Sabtu, 22 November 2025 diawali dengan persiapan Satra di rumah huni masing-masing, kemudian setiap kelompok mengikuti briefing singkat mengenai Medical Check Up atau biasa dikenal Yanduan bersama 11 orang Supervisor yang merupakan dokter hewan dan paramedis veteriner dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul serta UPT Puskeswan Playen, juga bersama beberapa mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan FKH UGM. Yanduan dilaksanakan terpisah menjadi 11 titik di 6 padukuhan dengan didampingi seorang warga setempat yang menjadi pemandu jalan. Pada setiap titik, 20 ekor ternak sapi atau kambing dipantau kesehatannya dengan pemeriksaan umum seperti pengecekan suhu, kebuntingan, auskultasi, serta pemberian vitamin B, obat cacing, dan vaksinasi bersyarat. Yanduan merupakan upaya mengimplementasikan aspek One Health juga SDGs 3 ‘Kehidupan Sehat dan Sejahtera’ dengan meningkatkan kesejahteraan hewan melalui pemeriksaan kesehatan serta pemberian vitamin, obat, dan vaksinasi sebagai awal pencegahan penyakit zoonosis.

Bersamaan dengan Yanduan, panitia melaksanakan kegiatan bakti sosial guna membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Getas yang membutuhkan. Dengan bakti sosial, PENGMASNAS IMAKAHI 2025 berupaya mewujudkan SDGs 1 ‘Menghapus Kemiskinan’ dan SDGs 2 ‘Mengakhiri Kelaparan’ yakni mengurangi beban ekonomi warga dengan mendistribusikan paket sembako bagi 10 warga di setiap padukuhan yang kurang sejahtera.
Pada malam hari, Satra dari berbagai dukuh diarahkan menuju tiga titik Penyuluhan dan Workshop, yaitu di rumah Kepala Dukuh Ngasem, rumah Kepala Dukuh Tanjung, dan rumah Kepala Dukuh Ngrunggo. Acara dibuka oleh MC di tiap lokasi dan dilanjut dengan penyuluhan mengenai Manajemen Kandang dan Lingkungan oleh drh. Agus Riyanto, drh. Wivqie Halum, dan drh. Nurwahyudi, S.Pt. Materi yang disampaikan mencakup prinsip-prinsip dasar pengelolaan kandang. Selama kegiatan berlangsung, warga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai masalah kandang yang dihadapi.

Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop pakan tambahan berbasis molases dan mineral bernama UMMB (Urea Molasses Mineral Block). Selama kegiatan, Satra mendampingi warga dalam proses pencampuran bahan, pengadukan, pencetakan, hingga penjelasan manfaat UMMB guna meningkatkan produktivitas ternak. Workshop berlangsung interaktif dan memberikan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan warga dalam kegiatan beternak. Suksesnya kegiatan Penyuluhan dan Workshop menunjukkan bahwa SDGs 12 ‘Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab’ terwujud dengan terbarukannya pengetahuan warga mengenai tata kelola pakan dan kandang guna meningkatkan efisiensi produksi ternak di Kalurahan Getas.

 

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan hari kedua PENGMASNAS IMAKAHI 2025 berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan ternak melalui Yanduan, edukasi melalui Penyuluhan, serta praktik langsung dalam Workshop UMMB menjadi pengalaman bermakna bagi warga dan Satra. Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini memperkuat kompetensi delegasi sebagai calon dokter hewan yang siap terjun ke dunia profesi. Kegiatan hari kedua ditutup dengan suasana penuh kehangatan, kolaborasi, dan harapan agar ilmu yang dibagikan dapat terus bermanfaat bagi masyarakat Kalurahan Getas.
Kegiatan hari ketiga PENGMASNAS 2025 diawali dengan Senam dan Sarapan bersama yang diikuti oleh seluruh delegasi dan beberapa warga lokal. Senam dan Sarapan dibagi ke dalam tiga lokasi yang sama seperti lokasi Penyuluhan dan Workshop. Senam yang dipimpin oleh panitia berhasil mencairkan suasana dan mempererat tali silaturahmi, sehingga baik warga, Satra, dan panitia terlihat menikmati kegiatan tersebut dengan antusias. Seusai sarapan, peserta melanjutkan kegiatan bersih-bersih dan berkemas di rumah huni untuk persiapan menuju Closing Ceremony.

Seluruh Satra berkumpul di Balai Kalurahan untuk mengikuti Closing Ceremony. Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Penanggung Jawab PC IMAKAHI, Aprilia Ipon, dilanjutkan sambutan Ketua Umum PB IMAKAHI, Briliani Sekar Utami dan sambutan terakhir oleh Kepala Kalurahan Getas, Bapak Saekat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari Satra, pemberian sertifikat, serta penyerahan bibit tanaman mangga sebagai tanda kenangan dan harapan keberlanjutan kegiatan. Pemberian ini mewujudkan SDGs 15 ‘Menjaga Ekosistem Darat’ dengan upaya melestarikan lingkungan melalui penanaman pohon. Rangkaian acara diakhiri dengan foto bersama. Setelah Closing Ceremony selesai, Satra diantarkan kembali menuju FKH UGM untuk mengikuti Bonding dan makan bersama. Bonding ditutup dengan pemutaran mini after movie PENGMASNAS IMAKAHI 2025 dan penutupan resmi oleh MC.
Usai Bonding, beberapa Satra melanjutkan kegiatan “Jogja Istimewa” berupa kunjungan ke destinasi budaya di Yogyakarta, Museum Sonobudoyo dan Museum Benteng Vredeburg. Sementara itu, Satra yang tidak mengikuti kegiatan Jogja Istimewa diarahkan panitia menuju stasiun terdekat untuk kepulangan. Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dipilih sebagai destinasi wisata yang menghadirkan kisah perjalanan sejarah bangsa Indonesia, sehingga memberikan pengalaman edukatif yang mendalam bagi pengunjung. Sementara itu, Museum Sonobudoyo dengan koleksi budaya dan arkeologi yang sangat beragam memberikan suasana hangat dan sarat nilai budaya, sehingga memperkaya wawasan Satra mengenai sejarah dan kearifan lokal Yogyakarta. Kedua kunjungan ini mengimpelentasikan SDGs 11 ‘Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan’ yang mendukung keberlanjutan komunitas dengan peningkatan kesadaran akan pelestarian warisan budaya dan alam dunia. Kegiatan hari ketiga ditutup dengan pengantaran para delegasi ke stasiun setelah selesai mengikuti rangkaian Jogja Istimewa. Rangkaian kegiatan PENGMASNAS IMAKAHI 2025 sukses mewujudkan program kerja yang berkelanjutan, bermanfaat, dan inklusif melibatkan peran dokter hewan serta calon dokter hewan dalam mengimplementasikan ‘Manusya Mriga Satwa Sewaka’ melalui pengabdian pada masyarakat Kalurahan Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pembukaan PENGMASNAS IMAKAHI 2025
Tari Retno Asri
Pembukaan
Simbolis Pembukaan oleh Wakil Dekan
Sambutan DPKH Gunungkidul
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Senam dan Sarapan Bersama
Yanduan
Drama
Yanduan
Yanduan
Yanduan
Yanduan
Yanduan 1
Bakti Sosial
Penyuluhan
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Sambutan Guyub Sesrawungan oleh Lurah Getas
Kunjungan Museum Benteng Vredeburg dan Museum Sonobudoyo
Workshop UMMB
Workshop UMMB
IMG_4730
Bonding
Bonding
Senam dan Sarapan Bersama
Senam dan Sarapan Bersama
Penyuluhan
Closing Ceremony

Lihat   Selengkapnya

Bedah Film Bareng KSSL

Kegiatan Mahasiswa Jumat, 28 November 2025

Kelompok Studi Satwa Liar (KSSL) FKH UGM  menyelenggarakan Bedah Film Bareng KSSL. Acara ini diadakan pada Rabu, 26 November 2025, di Co-working space FKH UGM. Acara ini dihadiri dengan antusias oleh 23 peserta dari anggota aktif KSSL dan KM FKH UGM. Kegiatan ini memiliki tujuan sebagai wadah untuk mahasiswa FKH UGM dapat mengenal lebih mengenai isu lingkungan global terkait konservasi dan sebagai ruang diskusi yang menarik dan interaktif melalui media film. Bedah Film Bareng KSSL dimulai pada pukul 13.00 WIB. Kegiatan ini dibuka dengan sambutan oleh Ketua Umum KSSL FKH UGM lalu dilanjutkan dengan sesi nonton film.

Film yang dibedah adalah David Attenborough : A Life on Our Planet yang berkisah mengenai kerusakan alam yang disaksikan selama lebih dari 90 tahun oleh David Attenborough, seorang biologist dan penyiar. Melalui sudut pandang biologist sekaligus penyiar, film ini mengajak penonton untuk merefleksikan dampak aktivitas manusia terhadap keberlanjutan bumi.
Setelah penontonan film, peserta diberikan waktu untuk melakukan diskusi yang meliputi kutipan-kutipan yang menyentuh hati, fakta menarik yang baru diketahui, upaya yang bisa dilakukan sebagai mahasiswa, dan kesan pesan selama kegiatan. Acara ini diakhiri dengan ajakan untuk melakukan daur ulang sampah pada kotak daur ulang yang disediakan KSSL FKH UGM untuk konservasi penyu di Pantai Pelangi, Bantul oleh Yayasan Aksi Konservasi Yogyakarta. Upaya daur ulang dilakukan secara interaktif melalui video ajakan dan juga pemberian contoh sampah yang dapat didaur ulang.

Rangkaian acara berjalan dengan baik dan antusias dari peserta yang tinggi, tetapi terdapat kendala dimana tidak semua angkatan dapat mengikuti kegiatan tersebut dikarenakan terdapat praktikum dan jadwal kelas yang berjalan secara bersamaan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa FKH UGM dapat menambah pengetahuan, wawasan, dan kesadaran mengenai kerusakan alam yang terjadi serta upaya untuk menanggulanginya, kegiatan ini berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals pada poin ke-4 mengenai pendidikan berkualitas dan poin ke-12 mengenai konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

9be52e23-63fd-4b6d-b164-db65952a9b04
95834e34-9015-4d8a-9634-7fbf08deb99c
be7c32db-d442-47b9-b1d0-45711b4d5967

Lihat   Selengkapnya

Perluas Jaringan Internasional: Jalin Kerja Sama dengan Seoul National University dan Chittagong Veterinary and Animal Sciences University, Bangladesh

BeritaSorotan Jumat, 21 November 2025

Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) memperkuat langkah dalam lingkup internasional melalui penandatanganan kerjasama dengan dua universitas luar negeri

Lihat   Selengkapnya

Mengenal Smart Veterinary Teaching Farm Playen

Berita Selasa, 18 November 2025

Smart Veterinary Teaching Farm (SVTF) adalah wahana pembelajaran yang dimiliki

Lihat   Selengkapnya
1234
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No. 2 Karangmalang, Yogyakarta 55281 Indonesia

fkh@ugm.ac.id
+62 (274) 6492088
+62 (274) 560862
+62 (274) 560861

Informasi Publik

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Secara berkala

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada 2025

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju