Bertempat di Cityloog Hotel, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu, 31 Januari 2026, telah berlangsung Seminar Sehari mengenai Sosialisasi Regulasi Kesejahteraan Hewan & Penguatan Pendidikan serta Pelayanan
Berita














Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa FKH UGM sukses melaksanakan Pentas Akhir Tahun 2025 bertajuk “Khatulistiwa” pada Sabtu, 29 November 2025 di gedung pertunjukan FBSB UNY. Pementasan ini dipimpin
Olahraga ini bertujuan untuk memfasilitasi tendik, dosen, maupun mahasiswa FKH untuk dapat berkegiatan olahraga disela-sela kegiatan rutin yang Sebagian besar dilakukan dengan duduk di depan computer. Waktu duduk yang lama (lebih dari 5 jam setiap hari) dan menghadap layar komputer terus menerus mempunyai berbagai resiko kesehatan tersendiri, termasuk sakit punggung dan postur tubuh yang buruk, hingga obesitas karena gaya hidup yang idak baik dan kurang bergerak. Maka, kegiatan senam merupakan pilihan yang tepat untuk mendorong para pekerja berolahraga diiringi gerakan dan music yang menghibur.
Para peserta senam, selalu dihimbau untuk membawa botol minum masing-masing selama berolahraga sehingga tidak menambah sampah plastik di lingkungan fakultas. Faktor lain yang mendorong para pekerja untuk ikut senam bersama adalah makan pagi bergizi gratis yang disediakan oleh fakultas. Biasanya berupa buah segar yang kaya akan vitamin untuk dinikmati setelah senam.
Selain itu, setiap 3 bulan sekali, FKH UGM juga mengadakan cek kesehatan gratis dan donor darah. Program ini bekerja sama dengan Ruma Sakit Akademik UGM, dan diadakan di Gedung Auditorium. Acara dimulai dengan materi atau topik seputar kesehatan, diskusi, kemudian peserta dipersilahkan untuk mengecek kesehatan seperti cek kolestrol, asam urat, dan gula darah. Bagi yang ingin donor darah juga dipersiapkan oleh tim medis yang bertugas. Setiap hari Jum’at, fakultas juga menyediakan jasa konseling dengan psikolog dimulai dari pukul 2 siang. Semua civitas academica UGM dapat berkonsultasi secara gratis.
Hal-hal tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab fakultas untuk memastikan, dan meningkatkan kualitas kesehatan para pekerja dan mahasiswa di FKH UGM secara fisik, maupun secara mental. Kegiatan ini mendukung beberapa point Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu SDGs 2 tanpa kelaparan, SDGs 3 Kesehatan dan Kehidupan Sejahtera, SDGs 4 Pendidikan Berkualitas, dan SDGs 17 Kerjasamanya untuk mencapai tujuan
Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) memperkuat langkah dalam lingkup internasional melalui penandatanganan kerjasama dengan dua universitas luar negeri
Smart Veterinary Teaching Farm (SVTF) adalah wahana pembelajaran yang dimiliki








Yogyakarta, 20 Oktober 2025 – Persatuan Orang Tua Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (POTMA FKH UGM) sumbangkan satu unit bangunan limasan kepada FKH UGM sebagai
“Untuk mengatasinya, kami, tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi aditif pakan berbasis nanopartikel zinc oxide (ZnO) hasil green synthesis menggunakan ekstrak daun meniran (Phyllanthus niruri) sebagai solusi ramah lingkungan untuk menekan emisi gas metana (CH4) dari ternak ruminansia,” ujar Rizal, salah satu anggota tim yang mencetuskan ide ini.
Tim PhylloZinc mengusung judul “Potensi Green Synthesis ZnO Nanoparticles dengan Ekstrak Daun Phyllanthus niruri: Solusi Inovatif Mitigasi Emisi Gas Metana Melalui Aditif Pakan Ruminansia” dalam kegiatan PKM-RE 2025. Penelitian yang diwadahi melalui program Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Riset Eksakta ini beranggotakan Jesslyn Beatrice (Fakultas Peternakan 2023), Zahwa Tsuroyya A. Z. (Fakultas Biologi 2023), Rona Ayyu H. (Fakultas Kedokteran Hewan 2023), Ahmad Rizal Riswanda D. (Fakultas Peternakan 2022), serta Catherine Noor (Fakultas Peternakan 2023) sebagai ketua. Selain itu, Dr. Moh. Sofi’ul Anam, S.Pt., MSc. juga turut berperan sebagai pembimbing.
“Saat ini kami sudah memasuki tahap uji lanjutan karena Nanopartikel ZnO sudah selesai disintesis. Kami berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk mengatasi permasalahan gas metana yang sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah utama di industri peternakan,” ujar Catherine saat diwawancarai.
“Selain mengatasi masalah emisi gas metana, formulasi pakan inovatif ini diharapkan meningkatkan kesehatan ternak dan produktivitasnya,” Rona menambahkan.
Zahwa berujar bahwa Tim PhylloZinc memanfaatkan tanaman Phyllantus niruri atau yang kerap disebut Meniran karena kandungan Flavonoidnya yang sangat tinggi dan dan cara mendapatkannya yang tergolong mudah.
Hasil green synthesis ini berupa bubuk dan larutan ZnO berukuran nano. Setelah didapatkan kedua hal tersebut, nanopartikel diuji karakteristiknya dengan spektrofotometer, PSA, XRD, dan SEM. Selain itu, nanopartikel ZnO juga diujikan secara In Vitro di laboratorium Teknologi Makanan Ternak Fakultas Peternakan UGM. Hasil dari uji In Vitro tersebut berupa cairan rumen, dan gas yang akan dilakukan uji lanjutan berupa Uji Protein Mikrobia, Uji Ammonia, Uji FVA, Uji pH Cairan Rumen, dan Uji RT-PCR.
“Dengan dukungan dana penelitian dari Belmawa dan UGM, riset ini kami laksanakan selama empat bulan di Fakultas Peternakan UGM, melibatkan teman-teman dari berbagai bidang multidisiplin. Penelitian kami ini sejalan dengan tema PKM 2025 nomor 8 yaitu pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana,” Jesslyn menutup wawancara.
Pengembangan nanopartikel ZnO hijau dari daun meniran untuk menekan emisi metana ternak merupakan inovasi strategis untuk mendukung peternakan modern yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta kontribusi penting bagi penanggulangan pemanasan global serta meningkatkan produktivitas ternak.
Penulis : Rona Ayyu Happyna
CP : Rona Ayyu Happyna (081311576588)