• Tentang UGM
  • simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
    • Salam dari Dekan
    • Sejarah Singkat
    • Visi dan Misi
    • Departemen
    • Manajemen Fakultas
    • Fasilitas dan Unsur Penunjang
    • Unit Kegiatan Mahasiswa
    • Kontak
  • Pendidikan
    • Program Studi Kedokteran Hewan
    • Program Profesi Dokter Hewan
    • Program Pascasarjana
    • Kanal Pengetahuan
  • Penelitian
    • Komite Etik Penelitian
  • ADMISI
  • Unduh
    • LAPORAN DEKAN
    • Buku Panduan Akademik
    • Sertifikat Akreditasi
    • Koleksi Dokumen LAMPTKes S1-PPDH
    • Capaian MCK FKH UGM
  • Pojok Saran
  • Beranda
  • Berita
  • hal. 2
Arsip:

Berita

POTMA FKH Sumbangkan Limasan untuk Smart Teaching Farm Playen

BeritaSorotan Senin, 20 Oktober 2025

Yogyakarta, 20 Oktober 2025 – Persatuan Orang Tua Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (POTMA FKH UGM) sumbangkan satu unit bangunan limasan kepada FKH UGM sebagai

Lihat   Selengkapnya

Tim Peneliti PhylloZinc Tawarkan Nanopartikel ZnO dengan Teknologi Green Synthesis sebagai Pakan Aditif Ruminansia yang Rendah Toksik untuk Tekan Emisi Metana Global

BeritaKegiatan MahasiswaPenelitian Jumat, 17 Oktober 2025

Industri peternakan, selain menjadi penyedia utama protein hewani, juga menghadapi tantangan besar terkait pemanasan global akibat tingginya emisi gas metana (CH₄). Menurut Global Methane Initiative (2025), sektor ini menyumbang 2.614,42 MMTCO₂e atau 33% dari total emisi CH₄ dunia, melampaui industri minyak dan gas. Dalam 20 tahun, dampak CH₄ terhadap pemanasan global tercatat 80 kali lebih besar dibandingkan CO₂. Selain mencemari lingkungan, emisi ini juga merugikan peternak karena ruminansia dapat menghasilkan 250–500 liter CH₄ per hari, setara kehilangan energi pakan 3–17%. Salah satu solusi yang dikembangkan adalah pakan aditif berbasis zinc oxide (ZnO) yang mampu menghambat produksi CH₄ dengan merusak membran sel methanogen. Namun, ZnO anorganik memiliki bioavailabilitas rendah dan potensi toksik.

“Untuk mengatasinya, kami, tim peneliti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan inovasi aditif pakan berbasis nanopartikel zinc oxide (ZnO) hasil green synthesis menggunakan ekstrak daun meniran (Phyllanthus niruri) sebagai solusi ramah lingkungan untuk menekan emisi gas metana (CH4) dari ternak ruminansia,” ujar Rizal, salah satu anggota tim yang mencetuskan ide ini.

Tim PhylloZinc mengusung judul “Potensi Green Synthesis ZnO Nanoparticles dengan Ekstrak Daun Phyllanthus niruri: Solusi Inovatif Mitigasi Emisi Gas Metana Melalui Aditif Pakan Ruminansia” dalam kegiatan PKM-RE 2025. Penelitian yang diwadahi melalui program Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) bidang Riset Eksakta ini beranggotakan Jesslyn Beatrice (Fakultas Peternakan 2023), Zahwa Tsuroyya A. Z. (Fakultas Biologi 2023), Rona Ayyu H. (Fakultas Kedokteran Hewan 2023), Ahmad Rizal Riswanda D. (Fakultas Peternakan 2022), serta Catherine Noor (Fakultas Peternakan 2023) sebagai ketua. Selain itu, Dr. Moh. Sofi’ul Anam, S.Pt., MSc. juga turut berperan sebagai pembimbing.

“Saat ini kami sudah memasuki tahap uji lanjutan karena Nanopartikel ZnO sudah selesai disintesis. Kami berharap hasil penelitian ini dapat bermanfaat untuk mengatasi permasalahan gas metana yang sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah utama di industri peternakan,” ujar Catherine saat diwawancarai.

“Selain mengatasi masalah emisi gas metana, formulasi pakan inovatif ini diharapkan meningkatkan kesehatan ternak dan produktivitasnya,” Rona menambahkan.

Zahwa berujar bahwa Tim PhylloZinc memanfaatkan tanaman Phyllantus niruri atau yang kerap disebut Meniran karena kandungan Flavonoidnya yang sangat tinggi dan dan cara mendapatkannya yang tergolong mudah.

Hasil green synthesis ini berupa bubuk dan larutan ZnO berukuran nano. Setelah didapatkan kedua hal tersebut, nanopartikel diuji karakteristiknya dengan spektrofotometer, PSA, XRD, dan SEM. Selain itu, nanopartikel ZnO juga diujikan secara In Vitro di laboratorium Teknologi Makanan Ternak Fakultas Peternakan UGM. Hasil dari uji In Vitro tersebut berupa cairan rumen, dan gas yang akan dilakukan uji lanjutan berupa Uji Protein Mikrobia, Uji Ammonia, Uji FVA, Uji pH Cairan Rumen, dan Uji RT-PCR.

“Dengan dukungan dana penelitian dari Belmawa dan UGM, riset ini kami laksanakan selama empat bulan di Fakultas Peternakan UGM, melibatkan teman-teman dari berbagai bidang multidisiplin. Penelitian kami ini sejalan dengan tema PKM 2025 nomor 8 yaitu pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana,” Jesslyn menutup wawancara.

Pengembangan nanopartikel ZnO hijau dari daun meniran untuk menekan emisi metana ternak merupakan inovasi strategis untuk mendukung peternakan modern yang berkelanjutan dan ramah lingkungan, serta kontribusi penting bagi penanggulangan pemanasan global serta meningkatkan produktivitas ternak.

 

Penulis : Rona Ayyu Happyna

CP : Rona Ayyu Happyna (081311576588)Lihat   Selengkapnya

Tim PKM UGM Kaji Potensi Ekstrak Daun Rosemary sebagai Pelindung Ginjal (Nefroprotektif) untuk Atasi Progresivitas Gagal Ginjal Akut

BeritaKegiatan MahasiswaPenelitian Jumat, 17 Oktober 2025

Yogyakarta –  Salah satu tim mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) yang beranggotakan lima mahasiswa terlibat dalam Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM-RE)  mengkaji penelitian penting mengenai potensi alamiah dari ekstrak daun rosemary (Rosmarinus officinalis L.). Fokus riset ini adalah menyelidiki peran ekstrak tersebut sebagai agen nefroprotektif yang diharapkan mampu memperlambat progresivitas kondisi Gagal Ginjal Akut (GGA). Relevansi klinis dari penelitian ini sangat tinggi, mengingat hingga saat ini penanganan GGA mayoritas hanya berpegang pada terapi suportif. Belum tersedia intervensi farmakologis spesifik yang bekerja langsung menghambat atau membalikkan kerusakan pada jaringan ginjal.

Randika Taufiq Hari Nugraha, selaku ketua tim peneliti, menekankan bahwa GGA merupakan kondisi klinis darurat dengan risiko mortalitas yang tinggi jika tidak ditangani dengan segera. “Strategi penanganan saat ini lebih terfokus pada mitigasi gejala dan komplikasi. Oleh karena itu, riset kami berupaya mencari solusi melalui bahan alam yang terbukti memiliki kemampuan proteksi terhadap sel-sel ginjal,” jelasnya. Riset multidisiplin ini melibatkan anggota tim lainnya, yaitu Artha Maressa Theodora Simanjuntak, Frengki Prabowo Saputro Wijayanto, Devi Vita Sari, dan Evelyn Hartono. Mereka dibimbing oleh dr. Nur Arfian, Ph.D. dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM.

Devi Vita Sari memaparkan bahwa daun rosemary kaya akan senyawa bioaktif utama, seperti asam rosmarinat dan kuersetin, yang dikenal memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi kuat. Senyawa-senyawa ini diperkirakan dapat memberikan efek perlindungan pada ginjal dengan cara mereduksi stres oksidatif dan mencegah pembentukan kristal kalsium oksalat. “Melalui serangkaian uji laboratorium, termasuk Spektrofotometri UV-Vis, Kromatografi Lapis Tipis (KLT), dan pengujian antioksidan metode DPPH, kami berhasil mengonfirmasi tingginya kandungan fenolik dan flavonoid yang mendasari aktivitas proteksi ginjal ini,” imbuhnya.

Artha Maressa Theodora Simanjuntak menambahkan bahwa hasil pengujian menunjukkan korelasi yang jelas antara profil fitokimia yang teridentifikasi dengan aktivitas biologis ekstrak rosemary. “Kandungan bioaktif ini terbukti secara efektif menekan stres oksidatif, yang merupakan mekanisme kunci pemicu kerusakan selular pada organ ginjal,” paparnya.

Sementara itu, Evelyn Hartono menyoroti pentingnya menggabungkan berbagai disiplin ilmu dalam riset bahan alam. “Kami berharap penelitian ini dapat menjadi fondasi saintifik untuk mengembangkan opsi terapi alternatif yang lebih aman, terjangkau, dan efektif dalam manajemen Gagal Ginjal Akut di masa depan,” kata Evelyn.

Lebih lanjut, Frengki Prabowo Saputro Wijayanto menyatakan harapan agar temuan ini dapat berkontribusi pada upaya pengembangan obat herbal terstandar dengan memanfaatkan kekayaan biodiversitas Indonesia. “Langkah krusial berikutnya adalah melakukan uji praklinis untuk menguji kelayakan ekstrak rosemary sebagai kandidat fitofarmaka,” pungkasnya.

Penelitian yang didukung oleh pendanaan Simbelmawa ini tidak hanya menyumbang kemajuan di bidang biomedis dan farmasi, tetapi juga mendukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDG) 3: Good Health and Well-being, melalui pengembangan intervensi terapeutik yang berpotensi menurunkan morbiditas akibat penyakit ginjal, SDG 9: Industry, Innovation, and Infrastructure yang ditunjukkan dengan penelitian yang menggunakan ekstrak bahan alami yang dapat menghasilkan produk farmasi baru atau terapi alternatif, SDG 12 : Responsible Consumption and Production melalui ekstrak daun rosemary sebagai obat berbasis bahan alam yang ramah lingkungan, dan SDG 15: Life on Land yang ditunjukkan dengan pemanfaatan daun rosemary yang dijadikan ekstrak untuk agen nefroprotektif .Lihat   Selengkapnya

Lari Bareng Anabul Pertama di Indonesia

Berita Jumat, 26 September 2025

Sabtu, 20 September 2025 Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengadakan Vet Fun Run sebagai rangkaian Dies Natalis FKH UGM yang ke-79. Acara ini adalah lari bersama yang

Lihat   Selengkapnya

Gamavet Bersua Semarakkan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Hewan, Hadirkan Penampilan Spesial Band Letto

Berita Jumat, 26 September 2025

Dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-79, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan Temu Kangen Alumni dengan tema Gamavet Bersua

Lihat   Selengkapnya

VETPAGAMA Gelar Biru Selangkah di Pantai Pelangi

BeritaKegiatan Mahasiswa Selasa, 23 September 2025

Veterinary Pecinta Alam Gadjah Mada (VETPAGAMA) FKH UGM mengadakan kegiatan Biru Selangkah 2025 yang merupakan kegiatan open volunteer yang berkolaborasi dengan PB IMAKAHI dalam program kerja One Health With Action (OHWA) dan BEM FKKMK UGM. Kegiatan ini bertujuan untuk menyebarluaskan pentingnya konsep one health, sebuah konsep tentang keselarasan antara manusia, hewan, dan lingkungan yang diwujudkan melalui aksi nyata berupa penanaman pandan laut untuk meningkatkan habitat bertelur penyu laut serta penyuluhan mengenai konsep one health yang dilakukan oleh peserta volunteer kepada masyarakat dan pengunjung Pantai Pelangi.  Ekosistem pantai seperti pandan laut berperan penting dalam pemecah gelombang laut serta penahan terjadinya abrasi.

Kegiatan Biru Selangkah pada tahun ini dilaksanakan pada tanggal 14 September 2025 tepatnya di Pantai Pelangi, Kretek, Pantai, Parangtritis, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan total 41 peserta. Kegiatan ini dimulai pada pukul 07.00 dengan sesi keberangkatan panitia & peserta Ke Pantai Pelangi, dilanjutkan dengan sesi pembukaan & briefing peserta volunteer, dilanjut dengan dimulainya aksi konservasi penanaman pandan laut. Setelah aksi konservasi selesai, peserta volunteer melakukan penyuluhan kepada masyarakat dan pengunjung Pantai Pelangi secara langsung dengan media poster. Setelah sesi penyuluhan selesai panitia & peserta volunteer beristirahat sejenak sambil menikmati makan siang bersama, kemudian dilanjutkan dengan sesi kesan pesan oleh peserta volunteer dan ditutup oleh sesi penutupan. VETPAGAMA berharap melalui kegiatan Biru Selangkah adalah semakin tumbuhnya kesadaran atas kerusakan alam yang banyak terjadi di Indonesia dan juga terpupuknya rasa cinta kepada alam dalam diri masyarakat.

BIRU SELANGKAH 6
BIRU SELANGKAH 3
BIRU SELANGKAH 4
BIRU SELANGKAH 5

Lihat   Selengkapnya

FKH Selenggarakan Pengembangan Tenaga Kependidikan 2025 di Tawangmangu

Berita Jumat, 12 September 2025

Karanganyar, 22 Agustus 2025. Dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia serta memperkuat budaya kerja yang sehat, profesional, dan berintegritas, FKH UGM

Lihat   Selengkapnya

Belajar sambil Bermain di MOTIEVETS 2025

BeritaSorotan Kamis, 11 September 2025

Sabtu, 6 September 2025, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengadakan MOTIEVETS, yaitu Motivation and Integrity Empowering for Veterinary Students. Acara yang berlangsung di gedung Auditorium FKH ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 sebanyak 76 orang. Acara ini merupakan salah satu bentuk project-based learning dari Mata Kuliah Pilihan Leadership Veteriner. Acara ini bersifar interaktif; tidak hanya perkuliahan umum satu arah, namun juga dibarengi dengan diskusi kelompok, permainan edukatif, dan tanya jawab. Materi dan praktik yang dilakukan pada kegiatan ini bertujuan untuk melatih pengaplikasian nilai-nilai yang diajarkan pada mata kuliah tersebut seperti memahami perbedaan individu, kecerdasan sosial, leader quality, komunikasi non-verbal, dan manajemen perubahan. Acara dimulai dengan pre-test, kemudian diakhiri dengan post-test setelah semua sesi materi dan permainan terakhir selesai. Pada materi yang pertama, drh. Dyah Ayu, Ph.D mengajak peserta untuk mengilustrasikan perjalanan hidup mereka dari kecil hingga tiba di bangku perkuliahan, menggambarnya di sebuah kertas dan menempelkan ilustrasi tersebut di dinding ruangan. Kemudian beberapa orang dipanggil untuk menceritakan perjalanan hidup mereka yang berbeda satu sama lain. Permainan ini merupakan salah satu cara untuk memahami perbedaan perilaku individual dimana karakteristik seseorang erat hubungannya dengan lingkungan sosial, serta pengalaman yang ia jalani. Selanjutnya, para peserta diminta untuk berkelompok dan berdiskusi mengenai kecerdasan emosional yang bisa mereka pelajari dari sebuah film pendek. Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi mereka pada selembar kertas yang besar,  kemudian mempresentasikan hasilnya. Dari hasil diskusi, kecerdasan emosional erat kaitannya dengan empati. Keinginan seseorang untuk menolong orang lain tanpa ada timbal balik. Hal ini menandakan orang tersebut mempunyai social awareness (kesadaran sosial) yang tinggi dan peka terhadap lingkungan sekitar. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa sifat tersebut dimanfaatkan oleh orang lain dengan semena-mena. Diskusi ini dipimpin oleh Dr. drh. Widagdo Sri Nugroho, MP. Sebagai hiburan, setiap kelompok mempersiapkan nama tim dan serta yel-yel masing-masing. Setelah itu, peserta belajar mengenai komunikasi non-verbal melalui permainan. Dalam permainan ini, peserta diminta untuk berpasangan. Salah satu dari pasangan tersebut akan ditutup matanya dan temannya harus memberikan petunjuk arah hanya dengan kata-kata. Tidak boleh menyentuh atau membantu secara fisik. Peserta yang ditutup matanya diarahkan untuk keliling gedung dan tangga, dan yang memberi arahan harus memastikan pasangannya sampai pada tujuan dengan selamat. Hal ini tidak hanya mengajarkan mengenai komunikasi, tapi juga rasa percaya kepada tim. Pada siang hari setelah istirahat makan, para peserta belajar mengenai kualitas seorang pemimpin. Materi ini dibawakan oleh Prof. drh. Agung Budiyanto, MP, Ph.D. Prof. Agung menyampaikan menjadi pemimpin harus memiliki sifat leadership dalam dirinya. Mempunyai integritas yang baik, dapat diandalkan dan peka terhadap situasi sekitar. Setelah itu, dibimbing oleh drh. Joko Daryono, para peserta belajar tentang manajemen perubahan. Manajemen perubahan dapat dimulai ketika seseorang berkeinginan untuk keluar dari zona nyamannya. Melalui diskusi tanya jawab dengan peserta, drh. Joko menerangkan bahwa perubahan itu pasti terjadi, dan orang-orang yang dapat bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi terhadap perubahan tersebut. Kemudian acara ditutup dengan memberikan hadiah bagi kelompok dengan yel-yel yang paling kreatif, dan peserta dengan selisih nilai pre-test dan post-test yang paling tinggi. Kegiatan Motievets ini mendukung beberapa poin tujuan keberlanjutan (SDGs), yaitu poin 4 Pendidikan Berkualitas, poin 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, poin 16 Keadilan, Kedamaian, dan Kelembagaan yang Tangguh.
DSCF4163
DSCF4244
DSCF4262
DSCF4270
Lihat   Selengkapnya

The 79th Anniversary of the Faculty of Veterinary Medicine UGM Began with Yogyakarta Andong Festival

BeritaSorotan Senin, 25 Agustus 2025

Kamis, 14 Agustus 2025 rangkaian Dies Natalis ke-79 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) secara resmi dibuka. Rangkaian Dies Natalis ke-79 FKH dibuka

Lihat   Selengkapnya

Pembukaan Dies Natalis ke-79 FKH UGM Dimeriahkan oleh Festival Andong se-Yogyakarta

BeritaSorotan Kamis, 14 Agustus 2025

Kamis, 14 Agustus 2025 rangkaian Dies Natalis ke-79 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) secara resmi dibuka. Rangkaian Dies Natalis ke-79 FKH dibuka

Lihat   Selengkapnya
1234…39
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No. 2 Karangmalang, Yogyakarta 55281 Indonesia

fkh@ugm.ac.id
+62 (274) 6492088
+62 (274) 560862
+62 (274) 560861

Informasi Publik

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Secara berkala

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada 2025

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju