Gunungkidul – TK Masyithoh Ngleri III bersama TK Masyithoh Ngrunggo sukses menyelenggarakan kegiatan outing class edukatif ke Smart Veterinary Teaching Farm (SVTF) milik Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM). Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 29 Oktober 2026 ini bertempat di Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul. Kunjungan ini diikuti oleh 28 siswa, 4 guru, dan 28 wali murid yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah TK Masyithoh Ngleri III, Sumarsih, S.Pd.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah memberikan pengenalan langsung kepada para siswa mengenai berbagai macam binatang serta melihat fasilitas praktik mahasiswa dari dekat. Langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama dalam mendukung produktivitas pertanian dan ketahanan pangan. Dengan mengenalkan dunia ternak dan praktik modern sejak usia dini, anak-anak diharapkan memahami pentingnya sektor peternakan dan kesehatan hewan sebagai fondasi pangan masyarakat.
Selain mendukung ketahanan pangan, kunjungan ini berfokus pada penguatan pendidikan anak usia dini melalui metode pembelajaran berbasis pengalaman langsung (experiential learning). Melihat hewan secara dekat terbukti lebih efektif merangsang rasa ingin tahu, perkembangan indrawi, dan pertumbuhan kognitif anak dibandingkan metode pengajaran di kelas. Melalui interaksi ini, anak-anak diajarkan untuk memperlakukan hewan dengan lembut, memahami kebutuhannya, dan menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
Kegiatan ini juga menjadi mencerminkan kuatnya kemitraan antara lembaga pendidikan, keluarga, dan perguruan tinggi. Keterlibatan aktif para wali murid menunjukkan adanya kolaborasi masyarakat sipil yang solid. Di sisi lain, peran FKH UGM melalui fasilitas SVTF memperlihatkan bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat berkontribusi langsung pada pendidikan berbasis masyarakat yang ramah anak dan aman.
Kepala Sekolah TK Masyithoh Ngleri III, Sumarsih, S.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas sambutan hangat dari pihak FKH UGM. Para guru berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkala untuk memperluas wawasan satwa sekaligus menumbuhkan minat generasi muda pada ilmu kedokteran hewan, pertanian, dan peternakan demi masa depan yang berkelanjutan.




