Perkuat Sinergi, Universitas Mulawarman Lakukan Benchmarking Ke Fakultas Kedokteran Hewan UGM Demi Kesiapan Prodi Baru

WhatsApp Image 2026-10-22 at 11.43.08

Bagikan

YOGYAKARTA, 22 Oktober 2026 – Dalam rangka percepatan dan pemantapan persiapan pendirian Program Studi (Prodi) Sarjana dan Profesi Dokter Hewan, Universitas Mulawarman melakukan kunjungan benchmarking dan asistensi teknis penyusunan dokumen ke Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) pada Rabu (21/10).

Delegasi dari Universitas Mulawarman diwakili oleh Prof. Dr. drh. Hj. Gina Saptiani, M.Si. dan drh. Fikri Ardhani, M.Sc., Ph.D. Kehadiran tim Universitas Mulawarman  ini disambut langsung oleh Dekan FKH UGM, Prof. drh. Agung Budiyanto, M.P., Ph.D., di Ruang Sidang 1 FKH UGM pada pukul 13.00 hingga 14.00 WIB.

Turut hadir dalam penyambutan tersebut jajaran pimpinan FKH UGM, di antaranya Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, Kerja Sama, dan Alumni; perwakilan Dosen; Ketua Unit Jaminan Mutu FKH; serta Kepala Kantor Administrasi FKH UGM.

Pertemuan di Ruang Sidang 1 berfokus pada asistensi teknis dan diskusi mendalam mengenai penyusunan dokumen kurikulum, pemenuhan standar regulasi, serta pemenuhan penjaminan mutu yang komprehensif sebagai syarat mutlak pendirian prodi baru kedokteran hewan. FKH UGM sebagai Universitas Pembina FKH UGM berkomitmen memberikan arahan strategis berdasarkan pengalamannya sebagai salah satu institusi pendidikan kedokteran hewan tertua dan terbaik di Indonesia.

Setelah sesi pemaparan dan diskusi dokumen selesai, agenda dilanjutkan pada pukul 14.00 hingga 17.00 WIB dengan kunjungan lapangan langsung (laboratory tour). Delegasi Unmul meninjau berbagai fasilitas laboratorium terpadu yang dimiliki oleh FKH UGM guna melihat secara langsung standar sarana dan prasarana yang ideal untuk menunjang kegiatan akademik, praktikum, dan riset mahasiswa kedokteran hewan nantinya.

Langkah strategis ini juga menjadi wujud nyata kontribusi kedua universitas dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Melalui inisiatif ini, Unmul dan FKH UGM secara aktif mengimplementasikan SDGs 17 melalui kolaborasi lintas institusi pendidikan demi memajukan ilmu veteriner. Upaya pendirian prodi baru ini didesain untuk menghadirkan SDGs 4 yang inklusif dan merata di wilayah Indonesia Timur. Lebih jauh lagi, kesiapan tenaga medis hewan yang kompeten di masa depan akan berdampak langsung pada SDGs 3, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan asal hewan, mencegah penularan penyakit zoonosis dari hewan ke manusia, serta menyuarakan konsep One Health demi kesejahteraan masyarakat luas.

Melalui kegiatan benchmarking ini, Universitas Mulawarman diharapkan dapat mengakselerasi proses penyusunan dokumen pendirian secara tepat dan baik, sehingga pendirian Prodi Sarjana dan Profesi Dokter Hewan Unmul dapat segera terwujud untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis hewan di wilayah Kalimantan dan sekitarnya.