Jum’at, 17 Januari 2025 FKH UGM Mengadakan Seminar Nasional berjudul “Road Map dan Strategi Menuju Indonesia Bebas PMK”. Kegiatan ini dilakukan secara hybrid, luring di auditorium
SDG 15: Ekosistem Daratan
Fakultas Kedokteran Hewan UGM menyelenggarakan Veterinary International Online Course (VIOC) yang dibuka pada Jum’at 13 Desember 2024. Acara ini merupakan short course yang diadakan
Olimpiade Zoologi Nasional (OZON) 2024 dengan tema "Reptile Resilience: Harnessing Adaptive Abilities in A Changing World" telah sukses digelar. Ajang kompetisi bergengsi bagi siswa SMA/MA se-Indonesia ini berhasil menarik minat seratus tim untuk berkompetisi.
FKH Mengajar merupakan program kerja dari Departemen Sosial Masyarakat Kabinet Naaranjana BEM FKH UGM yang dilaksanakan sebanyak dua kali dalam rangka berbagi wawasan dan pengetahuan seputar pengolahan
Delegasi merupakan salah satu kegiatan dari Departemen Aksi Masyarakat, Kelompok Studi Hewan Kesayangan (KSHK) yang bertujuan untuk menjalin hubungan dengan kelompok studi hewan kesayangan yang ada
Aware of Issue merupakan salah satu program kerja tahunan Departemen Aksi dan Propaganda BEM FKH UGM. Tahun ini, kegiatan ini mengangkat tema “A Pawfect Pet”
Kontes Burung Berkicau Piala Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) kembali digelar. Kontes Burung Berkicau adalah acara tahunan yang diselenggarakan
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini diselenggarakan dengan kerjasama antara FKH UGM dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang D.I. Yogyakarta, dan melibatkan 12 dokter hewan pelaksana, 18 koasistensi serta mahasiswa S1 dari UKM Kelompok Studi Hewan Kesayangan (KSHK) dalam perawatan pasca operasi. Ketua PDHI DIY, drh. Aniq Syihabuddin, dalam wawancaranya mengatakan kegiatan ini dilaksanakan di kampus dikarenakan banyaknya kucing yang diberikan street-feeding oleh para pecinta kucing di UGM. Oleh karena itu, populasinya perlu dikendalikan dengan sterilisasi agar tidak menyebabkan masalah lingkungan maupun masalah kesehatan kucing itu sendiri. Selain itu pemberian vaksinasi rabies pada kucing-kucing di kampus penting dilakukan untuk mencegah penularan rabies ke manusia melalui kucing. Vaksinasi rabies membantu mengurangi risiko penyebaran penyakit zoonosis, melindungi kesehatan hewan dan manusia. Hal ini secara tidak langsung mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) 3, Good Health and Well-being.

Kerjasama ini merupakan upaya untuk mensinergikan kegiatan FKH UGM dan PDHI D.I Yogyakarta sehingga bisa semakin meluas, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi juga di masyarakat umum untuk membantu mengendalikan populasi kucing serta meningkatkan ketahanan hewan kesayangan terhadap penyakit rabies dengan program vaksinasi gratis. Program ini akan dilanjutkan secara berkala demi mencapai tujuan jangka panjang dalam pengelolaan populasi kucing, membantu menjaga keseimbangan ekosistem, mencegah dampak negatif pada biodiversitas serta berkontribusi pada lingkungan perkotaan yang lebih bersih dan aman. Hal ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 15, Life on Land dan SDGs 11, Sustainable Cities and Communities.

Keterlibatan mahasiswa dalam program sterilisasi kucing dapat menjadi kesempatan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang kesejahteraan hewan dan pentingnya pengendalian populasi hewan, serta memperoleh pengalaman praktis yang mendukung pendidikan mereka di bidang kedokteran hewan selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) 4, Quality Education. Tamam, salah satu koasistensi yang terlibat mengatakan, kegiatan ini memberikan kesempatan baginya untuk mempraktekkan secara langsung beberapa langkah operasi di antaranya incisi abdomen kucing dan ligasi uterus.
Penulis: Laila Nur Fatimah

Acara ini dibuka oleh Dekan FKH UGM
Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., PhD. Dalam sambutannya, Prof Teguh menyebut jika kegiatan ini merupakan upaya pihaknya untuk mendekatkan masyarakat khususnya pecinta hewan terhadap dokter hewan. “Terkait Expo dan Pet Show yang kita selenggarakan hari ini tentu merupakan upaya kita untuk mendekatkan diri kepada masyarakat pengguna dokter hewan,” ucapnya.
“Kemudian bagaimana kita mendekatkan diri dengan teman-teman praktisi baik itu praktisi yang melakukan praktek maupun yang mengembangkan bidang berkaitan dokter hewan,” imbuhnya.
Baca juga : Expo dan Pet Show 2024: Ajang Seru Pecinta Hewan
Expo dan Pet Show Dies Natalis FKH UGM ke 78 ini berlangsung meriah. Pada hari pertama dihelat berbagai acara mulai dari kontes anjing, pameran produk untuk hewan peliharaan, pemeriksaan kesehatan hewan dan talkshow tentang cara yang tepat dalam merawat hewan lebih baik lagi. Keseruan juga nampak pada hari kedua acara yang melombakan aneka kontes hewan seperti kucing, kura-kura dan sugar glider. Uniknya kegiatan ini tak hanya diikuti oleh orang dewasa, sejumlah anak-anak nampak turut serta dalam acara yang sarat manfaat tersebut.
Melalui acara ini, FKH UGM ingin menguatkan peran kampus terhadap masyarakat sesuai dengan Tridharma Perguruan Tinggi. Acara ini juga sesuai jadi upaya FKH UGM untuk mewujudkan Sustainable Development Goals (SGDs), para peserta dari anak kecil hingga orangtua dan ada beberapa komunitas pecinta hewan. Masuk dalam poin 5 ( Kesetaraan Gender ) & poin 15 ( Ekosistem Darat ), serta poin 17 ( Kemitraan Masyarakat Sipil).