• Tentang UGM
  • simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
    • Salam dari Dekan
    • Sejarah Singkat
    • Visi dan Misi
    • Departemen
    • Manajemen Fakultas
    • Fasilitas dan Unsur Penunjang
    • Unit Kegiatan Mahasiswa
    • Kontak
  • Pendidikan
    • Program Studi Kedokteran Hewan
    • Program Profesi Dokter Hewan
    • Program Pascasarjana
  • Penelitian
    • Komite Etik Penelitian
  • ADMISI
  • Unduh
    • LAPORAN DEKAN
    • Buku Panduan Akademik
    • Sertifikat Akreditasi
    • Koleksi Dokumen LAMPTKes S1-PPDH
    • Capaian MCK FKH UGM
    • Dokumen UPM
  • Kanal Pengetahuan
  • Beranda
  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan
  • SDG 1: Tanpa Kemiskinan
Arsip:

SDG 1: Tanpa Kemiskinan

Pengabdian Masyarakat Nasional IMAKAHI 2025 “Membangun Pengabdian, Satrabakti Wujudkan Aksi”

Kegiatan MahasiswaSorotan Selasa, 2 Desember 2025

Pengabdian Masyarakat Nasional (PENGMASNAS) IMAKAHI 2025 merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia Cabang Universitas Gadjah Mada di Kalurahan Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Jumat-Minggu, 21-23 November 2025. PENGMASNAS IMAKAHI 2025 mengusung tema “Satunggaling Laku, Satunggaling Rasa” yang diikuti oleh 80 orang delegasi atau ‘Satra’ yang merupakan mahasiswa kedokteran hewan dari 12 universitas di seluruh Indonesia. Kegiatan dimulai pada hari Jumat, 21 November 2025 di Auditorium Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada dengan Opening Ceremony yang dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Himne Gadjah Mada, Himne IMAKAHI, dan Mars IMAKAHI. Kegiatan diawali dengan dengan penampilan tari Retno Asri, selanjutnya sambutan ketua panitia, Diva Pendriana, sambufftan drh. Retno Widyastuti sebagai Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul, serta sambutan dan simbolis pembukaan oleh Wakil Dekan FKH UGM, Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si. Setelah rangkaian Opening Ceremony usai, para Satra diantarkan menuju Teaching Farm Playen. Di Teaching Farm, Satra dibagi menjadi 3 pos untuk mendapatkan Pelatihan Yanduan dari drh. Woro Danur Wendo, M.Sc., Dr. drh. Vincentia Trisna Yoelinda, M.Si., dan drh. Rina Wijayanti mengenai tata laksana pemeriksaan dasar kesehatan ternak sapi dan kambing. Pelatihan Yanduan dilaksanakan guna memperkaya pengetahuan, sejalan dengan SDGs 4 ‘Pendidikan Berkualitas’ yang menegaskan bahwa pembelajaran yang inklusif dan kolaboratif diperlukan untuk memberi kesempatan yang sama bagi setiap mahasiswa untuk mendapat pengetahuan dasar mengenai ternak sebelum terjun ke lapangan. Selepas belajar bersama, seluruh Satra mengikuti kegiatan Guyub Sesrawungan di Balai Kalurahan Getas bersama warga setempat, yang dibuka dengan sambutan Bapak Saekat selaku Kepala Kalurahan Getas, penampilan drama delegasi oleh kelompok 7 dan dimeriahkan dengan kuis tanya jawab mengenai drama yang telah ditampilkan. Rangkaian Guyub Sesrawungan ditujukan untuk mengawali hubungan baik antara PENGMASNAS IMAKAHI 2025 dengan Kalurahan Getas yang juga mengimplementasikan SDGs 17 ‘Kemitraan untuk Mencapai Tujuan’. Hari semakin malam, Satra dibagi menjadi 11 kelompok dan diantarkan menuju rumah huni yang berada di 6 dukuh, yakni Padukuhan Getas, Padukuhan Tanjung, Padukuhan Ngasem, Padukuhan Gubuk Rubuh, Padukuhan Ngrunggo, dan Padukuhan Gembuk untuk beristirahat. Kegiatan hari kedua pada Sabtu, 22 November 2025 diawali dengan persiapan Satra di rumah huni masing-masing, kemudian setiap kelompok mengikuti briefing singkat mengenai Medical Check Up atau biasa dikenal Yanduan bersama 11 orang Supervisor yang merupakan dokter hewan dan paramedis veteriner dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul serta UPT Puskeswan Playen, juga bersama beberapa mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan FKH UGM. Yanduan dilaksanakan terpisah menjadi 11 titik di 6 padukuhan dengan didampingi seorang warga setempat yang menjadi pemandu jalan. Pada setiap titik, 20 ekor ternak sapi atau kambing dipantau kesehatannya dengan pemeriksaan umum seperti pengecekan suhu, kebuntingan, auskultasi, serta pemberian vitamin B, obat cacing, dan vaksinasi bersyarat. Yanduan merupakan upaya mengimplementasikan aspek One Health juga SDGs 3 ‘Kehidupan Sehat dan Sejahtera’ dengan meningkatkan kesejahteraan hewan melalui pemeriksaan kesehatan serta pemberian vitamin, obat, dan vaksinasi sebagai awal pencegahan penyakit zoonosis. Bersamaan dengan Yanduan, panitia melaksanakan kegiatan bakti sosial guna membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Getas yang membutuhkan. Dengan bakti sosial, PENGMASNAS IMAKAHI 2025 berupaya mewujudkan SDGs 1 ‘Menghapus Kemiskinan’ dan SDGs 2 ‘Mengakhiri Kelaparan’ yakni mengurangi beban ekonomi warga dengan mendistribusikan paket sembako bagi 10 warga di setiap padukuhan yang kurang sejahtera. Pada malam hari, Satra dari berbagai dukuh diarahkan menuju tiga titik Penyuluhan dan Workshop, yaitu di rumah Kepala Dukuh Ngasem, rumah Kepala Dukuh Tanjung, dan rumah Kepala Dukuh Ngrunggo. Acara dibuka oleh MC di tiap lokasi dan dilanjut dengan penyuluhan mengenai Manajemen Kandang dan Lingkungan oleh drh. Agus Riyanto, drh. Wivqie Halum, dan drh. Nurwahyudi, S.Pt. Materi yang disampaikan mencakup prinsip-prinsip dasar pengelolaan kandang. Selama kegiatan berlangsung, warga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai masalah kandang yang dihadapi. Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop pakan tambahan berbasis molases dan mineral bernama UMMB (Urea Molasses Mineral Block). Selama kegiatan, Satra mendampingi warga dalam proses pencampuran bahan, pengadukan, pencetakan, hingga penjelasan manfaat UMMB guna meningkatkan produktivitas ternak. Workshop berlangsung interaktif dan memberikan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan warga dalam kegiatan beternak. Suksesnya kegiatan Penyuluhan dan Workshop menunjukkan bahwa SDGs 12 ‘Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab’ terwujud dengan terbarukannya pengetahuan warga mengenai tata kelola pakan dan kandang guna meningkatkan efisiensi produksi ternak di Kalurahan Getas. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan hari kedua PENGMASNAS IMAKAHI 2025 berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan ternak melalui Yanduan, edukasi melalui Penyuluhan, serta praktik langsung dalam Workshop UMMB menjadi pengalaman bermakna bagi warga dan Satra. Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini memperkuat kompetensi delegasi sebagai calon dokter hewan yang siap terjun ke dunia profesi. Kegiatan hari kedua ditutup dengan suasana penuh kehangatan, kolaborasi, dan harapan agar ilmu yang dibagikan dapat terus bermanfaat bagi masyarakat Kalurahan Getas. Kegiatan hari ketiga PENGMASNAS 2025 diawali dengan Senam dan Sarapan bersama yang diikuti oleh seluruh delegasi dan beberapa warga lokal. Senam dan Sarapan dibagi ke dalam tiga lokasi yang sama seperti lokasi Penyuluhan dan Workshop. Senam yang dipimpin oleh panitia berhasil mencairkan suasana dan mempererat tali silaturahmi, sehingga baik warga, Satra, dan panitia terlihat menikmati kegiatan tersebut dengan antusias. Seusai sarapan, peserta melanjutkan kegiatan bersih-bersih dan berkemas di rumah huni untuk persiapan menuju Closing Ceremony. Seluruh Satra berkumpul di Balai Kalurahan untuk mengikuti Closing Ceremony. Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Penanggung Jawab PC IMAKAHI, Aprilia Ipon, dilanjutkan sambutan Ketua Umum PB IMAKAHI, Briliani Sekar Utami dan sambutan terakhir oleh Kepala Kalurahan Getas, Bapak Saekat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari Satra, pemberian sertifikat, serta penyerahan bibit tanaman mangga sebagai tanda kenangan dan harapan keberlanjutan kegiatan. Pemberian ini mewujudkan SDGs 15 ‘Menjaga Ekosistem Darat’ dengan upaya melestarikan lingkungan melalui penanaman pohon. Rangkaian acara diakhiri dengan foto bersama. Setelah Closing Ceremony selesai, Satra diantarkan kembali menuju FKH UGM untuk mengikuti Bonding dan makan bersama. Bonding ditutup dengan pemutaran mini after movie PENGMASNAS IMAKAHI 2025 dan penutupan resmi oleh MC. Usai Bonding, beberapa Satra melanjutkan kegiatan “Jogja Istimewa” berupa kunjungan ke destinasi budaya di Yogyakarta, Museum Sonobudoyo dan Museum Benteng Vredeburg. Sementara itu, Satra yang tidak mengikuti kegiatan Jogja Istimewa diarahkan panitia menuju stasiun terdekat untuk kepulangan. Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dipilih sebagai destinasi wisata yang menghadirkan kisah perjalanan sejarah bangsa Indonesia, sehingga memberikan pengalaman edukatif yang mendalam bagi pengunjung. Sementara itu, Museum Sonobudoyo dengan koleksi budaya dan arkeologi yang sangat beragam memberikan suasana hangat dan sarat nilai budaya, sehingga memperkaya wawasan Satra mengenai sejarah dan kearifan lokal Yogyakarta. Kedua kunjungan ini mengimpelentasikan SDGs 11 ‘Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan’ yang mendukung keberlanjutan komunitas dengan peningkatan kesadaran akan pelestarian warisan budaya dan alam dunia. Kegiatan hari ketiga ditutup dengan pengantaran para delegasi ke stasiun setelah selesai mengikuti rangkaian Jogja Istimewa. Rangkaian kegiatan PENGMASNAS IMAKAHI 2025 sukses mewujudkan program kerja yang berkelanjutan, bermanfaat, dan inklusif melibatkan peran dokter hewan serta calon dokter hewan dalam mengimplementasikan ‘Manusya Mriga Satwa Sewaka’ melalui pengabdian pada masyarakat Kalurahan Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pembukaan PENGMASNAS IMAKAHI 2025
Tari Retno Asri
Pembukaan
Simbolis Pembukaan oleh Wakil Dekan
Sambutan DPKH Gunungkidul
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Senam dan Sarapan Bersama
Yanduan
Drama
Yanduan
Yanduan
Yanduan
Yanduan
Yanduan 1
Bakti Sosial
Penyuluhan
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Sambutan Guyub Sesrawungan oleh Lurah Getas
Kunjungan Museum Benteng Vredeburg dan Museum Sonobudoyo
Workshop UMMB
Workshop UMMB
IMG_4730
Bonding
Bonding
Senam dan Sarapan Bersama
Senam dan Sarapan Bersama
Penyuluhan
Closing Ceremony
Lihat   Selengkapnya

Jalan Sehat Sukorini: Sehat Bersama, Berkarya Bersama “Akselerasi Kolaboratif Menuju Sukorini Sehat dan Berdaya”

Berita Selasa, 12 Agustus 2025

Dalam rangka mendorong gerakan hidup sehat sekaligus memperingati Hari Anak Nasional, Tim KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Tim KKN-BN Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY) berkolaborasi untuk menyelenggarakan kegiatan Jalan Sehat di Desa Sukorini, Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten

Lihat   Selengkapnya

Kegiatan Kurban Menyambut Idul Adha 1446 H

Kegiatan Mahasiswa Selasa, 10 Juni 2025

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha 1446 H, pada tanggal 6 Juni 2024 Keluarga Mahasiswa Muslim Veteriner (KMMV) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) menggelar kegiatan

Lihat   Selengkapnya

DWP FKH UGM Membangun Kepedulian Sesama dengan Bazar dan Baksos Ramadhan

Berita Rabu, 26 Maret 2025

Dharma Wanita Persatuan (DWP) Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM menggelar bazar dengan tema membangun keterikatan: Menghidupkan Warisan Budaya demi Kepedulian Antar Sesama di Lobi Fakultas Kedokteran Hewan, Kamis 20 Maret 2025. Acara dibuka dengan doa bersama kemudian dilanjutkan sambutan oleh Dekan FKH UGM. Dalam sambutannya, Prof. Teguh mengucapkan puji syukur, terima kasih, dan penghargaan kepada Dharma Wanita Persatuan atas terselenggaranya bazar Ramadhan dan bakti sosial tahun 2025. Acara ini  diharapkan memberi manfaat bagi keluarga besar FKH, stakeholders, alumni, pensiunan, dan masyarakat umum.

Dalam acara bazar ini, tenaga kependidikan tetap dan kontrak, serta tenaga outsource, mendapatkan sembako tebus murah yang berisi kue kering, sirup, minyak, beras, telur, tepung terigu, dan mie instan. Selain itu, diperjualbelikan sembako murah bagi pengunjung, seperti minyak, tepung terigu, telur, dan mie instan.

Pada bazar kali ini terdapat 22 stan UMKM yang ikut berpartisipasi. Stan-stan tersebut menjual berbagai produk makanan dan kudapan seperti bakso goreng, gudeg, bakpia, serta produk fashion, skincare, dan aneka perlengkapan rumah tangga seperti daster, nuskin skincare, dan baju batik. Tersedia juga bunga anggrek yang banyak diminati oleh pengunjung. Terdapat juga special promo produk unggulan FKH UGM, yaitu Telur Omega 3, 6, 9, DHA dan EPA.

Acara ini juga dimeriahkan oleh mini fashion show menampilkan baju-baju etnik olahan tangan dari Lurik Sriti Gamplong. Dari ketua Dharma Wanita, Ibu Yulaeni Teguh Budipitojo, hingga para wakil dekan, dosen, dan tendik ramai ber-catwalk memperagakan baju-baju lurik tersebut. Acara didukung oleh: Januputra Farm, Farm Berkah Sawung Sejahtera, Elita Kerudung, Crystal Petlove, dan Cahaya Proyektor, serta para donatur, yaitu Ibu-ibu DWP FKH UGM, Dekanat, dan Departemen di FKH UGM.

Selain bazar, dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, DWP FKH juga menyelenggarakan kegiatan sosial dengan mengunjungi Panti Asuhan Almarina di Gunungkidul dan Panti Ulil Albab yang terletak di Banguntapan. Kepada panti-panti tersebut, tim DWP FKH memberikan sembako dan pakaian.

Selain itu, tim DWP FKH UGM juga menyambagi rumah para pensiunan dosen dan tendik. Acara ini bertujuan untuk menjaga tali silaturahmi antar keluarga besar FKH UGM. Adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepedulian sosial di lingkungan FKH, memberikan kebermanfaatan bagi sesama, serta sebagai dukungan moral dan material terhadap yang membutuhkan.

Kegiatan bazar dan bakti sosial ini mendukung nilai-nilai Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu, SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 2 Tanpa Kelaparan, SDG 10 Mengurangi Kesenjangan, SDG 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, SDG 5 Kesetaraan Gender, SDG 16 Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.Lihat   Selengkapnya

VETEPRENEUR 2024

Kegiatan Mahasiswa Selasa, 15 Oktober 2024

Veterinary Entrepreneur (VETEPRENEUR) 2024 merupakan kegiatan yang diadakan oleh Pengurus Cabang IMAKAHI UGM berkolaborasi dengan BEM FKH UGM. Lomba kewirausahaan yang diadakan memiliki tema “From Sustainability to Profitability”. Dalam kehidupan sehari-hari banyak sumber daya yang terlihat tidak berguna tetapi sebenarnya jika dimanfaatkan dapat digunakan hingga menguntungkan dalam segi wirausaha. Maka dari itu, diharapkan melalui lomba ini para peserta dapat terdorong untuk mengembangkan inovasi dan strategi yang dapat dilakukan untuk membuka suatu usaha yang berkelanjutan, yaitu tidak hanya berfokus terhadap keuntungan komersial dalam berbisnis tetapi aspek lain dalam sosial, ekonomi, dan lingkungan sekitar. (SDG 8 Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi | SDG 1 Tanpa Kemiskinan)

Kegiatan Business Plan Competition dilaksanakan dalam tiga tahap. Tahap I (11 – 16 Agustus 2024) yaitu pengumpulan Business Model Canvas (BMC) lalu terpilih 10 tim terbaik, tahap II (23 – 30 Agustus 2024) yaitu pengumpulan proposal, dan tahap III (7 September 2024) yaitu presentasi finalis yang diikuti oleh lima tim. Tahap seleksi BMC oleh juri didapatkan 5 proposal terbaik yaitu Peel-To-Plant EcoWarp, Fungapack, Enviromart, TrashSmart dan Poower.

Pada 7 September 2024 dilaksanakan final yang diikuti oleh 5 tim dengan proposal terbaik. Peserta diwajibkan mengirimkan power point yang akan dipresentasikan dalam waktu 25 menit, yang dibagi menjadi 2 sesi yaitu 15 menit untuk presentasi dan 10 menit untuk tanya jawab dengan para juri. Para juri yang dimaksud disini yaitu Dr. drh. Vista Budiariati, M.Si. sebagai juri 1, Dr. drh. Woro Danur Wendo, M.Sc. sebagai juri 2 dan Dr. Faiz Zamzami, SE., M. Acc., QIA., CMA., CAPF., CAPM., CRA., CACP. sebagai juri 3.

Berjalannya presentasi dan tanya jawab finalis dipandu oleh Frida Aeni dan Azalea Perwita Safitri sebagai moderator acara. Setelah penjurian oleh juri diumumkan pemenang dari lomba bisnis ini yaitu TrashSmart, Fungapack dan  Peel-To-Plant EcoWarp. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama.

Melalui kegiatan ini, didapatkan banyak bekal yang sangat bermanfaat untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan dan hal ini berkaitan dengan poin SGD 1 yaitu Tanpa Kemiskinan dan poin SGDs 8 yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong para dokter hewan muda untuk menjadi sosok yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga kreatif dalam menciptakan peluang usaha baru. Kegiatan ini juga ingin menekankan pentingnya semangat pantang menyerah dalam berbisnis, karena kesuksesan tidak datang instan.

Persiapan acara tak lepas dari berbagai kendala yang mungkin muncul. Namun, hal ini dapat diperbaiki dengan komunikasi yang baik antar anggota panitia, pada akhirnya setiap kendala dapat diselesaikan secara efektif.

 

Kontributor: Diva Pendriana

Contact Person Ketua Panitia : +62 856 0779 9110 (Ravel Caesar Lesmana)Lihat   Selengkapnya

Rebut Piala Dekan FKH, Ratusan Peserta ikuti Lomba Kicau Burung

Berita Kamis, 3 Oktober 2024

Kontes Burung Berkicau Piala Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah

Lihat   Selengkapnya

Rapat Senat Terbuka Fakultas Kedokteran Hewan 2024

BeritaSorotan Jumat, 20 September 2024

Sebagai salah satu rangkaian peringatan Dies Natalis Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) ke-78, pada Jumat (20/09) diselenggarakan acara tahunan Rapat Senat Terbuka 2024 yang bertempat di Auditorium FKH UGM. Rapat Senat Terbuka dibuka oleh ketua Senat, Prof. Dr. drh. SIti Isrina Oktavia Salasia, M.P., didampingi oleh Sekretaris Senat, Prof. Dr. drh. Sarmin, M.P.,, Dekan, dan jajaran Guru Besar FKH UGM yang berjumlah 12 Dosen. Selain itu, acara juga dihadiri oleh tamu undangan yang terdiri dari pengelola universitas, pengelola fakultas dan prodi, alumni, perwakilan mitra, dosen, tenaga kependidikan dan mahasiswa. (SDG 17 Kemitraan untuk mencapai Tujuan)

Setelah rapat senat dibuka, agenda selanjutnya adalah penyampaian Laporan Dekan tahun 2024 oleh Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D selaku Dekan FKH UGM. Tema yang diangkat oleh Dies Natalis FKH UGM ke-78 adalah “Transformasi Profesi Dokter Hewan dalam menghadapi Era Digital dan Perkembangan Artificial Intelligent”.

Kemudian acara dilanjutkan dengan Orasi Ilmiah yang disampaikan oleh Ketua Departemen Bedah dan Radiologi, Dr. drh. Dhirgo Aji, M.P. dengan judul “Osteoartritis pada Anjing: Problem, Terapi, dan Dampak Ekonomi pada Masyarakat Pemilik Anjing di Indonesia”. Osteoartritis (OA) merupakan kelainan muskuloskeletal yang banyak dijumpai pada hewan peliharaan, terutama anjing. Saat ini, osteoartritis pada anjing merupakan kasus penyakit artikuler yang paling banyak dijumpai di Indonesia dan negara negara lain di Asia, Eropa bahkan Amerika. Dampak terganggunya kesejahteraan hewan penderita OA sangat jelas terlihat pada gejala nyeri yang amat sangat sehingga hewan berjalan timpang atau bahkan tidak mampu berdiri. (SDG 15 Ekosistem Darat)

Dalam pidatonya, Dr. Dhirgo Aji menjelaskan jenis obat-obatan yang digunakan sebagai terapi bagi anjing penderita OA, serta tindakan operasi yang harus dilakukan apabila kondisi sudah semakin parah. Jenis obat yang digunakan adalah Anti-inflamasi Non Steroid dan tindakan operasi berupa Total Hip Replacement dan Total Knee Replacement. Perlu diketahui juga tindakan pengobatan dan operatif ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit. (SDG 4 Pendidikan Berkualitas)

Beliau juga mengingatkan para pemilik akan pentingnya kesejahteraan hewan peliharaan. Pemilik hewan peliharaan harus siap secara fisik, mental dan ekonomi untuk mengobati hewan peliharaan yang terpapar penyakit terutama OA, karena hal ini adalah bentuk memastikan kesejahteraan hewan terpenuhi dengan baik.  (SDG 4 Pendidikan Berkualitas, SDG 15 Ekosistem Darat)

Selain itu, FKH UGM juga memberikan insentif kepada mahasiswa berprestasi beserta dosen pembimbingnya sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi yang diraih seperti pada kompetisi akademik dan non-akademik. Rapat Terbuka Senat Fakultas Kedokteran Hewan Tahun 2024 diakhiri dengan pemotongan tumpeng dalam rangka Dies Natalis ke-78 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada. (SDG 1 Tanpa Kemiskinan, SDG 2 Tanpa Kelaparan)

 

Penulis : Dea Dwi Novita & Yanis RamadhantiLihat   Selengkapnya

Sinergi Awal UGM dan Peternak Manisrenggo: Langkah Menuju Desa Mandiri melalui Inovasi Peternakan Domba

Berita Kamis, 5 September 2024

Dalam upaya meningkatkan produktivitas peternakan domba dan mendukung ketahanan pangan nasional, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat (pengmas) di Kecamatan Manisrenggo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen UGM dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Kecamatan Manisrenggo dipilih sebagai lokasi pengmas karena memiliki potensi besar dalam pengembangan peternakan domba. Dengan pembinaan yang tepat, diharapkan wilayah ini dapat berkembang menjadi sentra produksi bibit unggul dan daging domba di masa depan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), terutama pada poin-poin berikut:

SDG 1: Tanpa Kemiskinan – Pengembangan peternakan domba yang efektif dapat membantu meningkatkan pendapatan peternak lokal, sehingga berperan dalam pengentasan kemiskinan.

SDG 2: Tanpa Kelaparan – Meningkatkan produktivitas domba berpotensi untuk mendukung ketahanan pangan melalui penyediaan daging domba yang berkualitas.

SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi – Peningkatan sektor peternakan akan membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Bertempat di C.V. AJ Wonder Farm, pada Kamis, 5 September 2024, Departemen Reproduksi dan Obstetri FKH UGM mengadakan penyuluhan kepada 12 peternak dari 10 desa di Kecamatan Manisrenggo. Desa-desa tersebut meliputi Solodiran, Taskombang, Borangan, Barukan, Ngemplak Seneng, Kecemen, Sukorini, Tijayan, Kepurun, dan Sapen. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk BPP dan PPL Kecamatan Manisrenggo, Kepala Desa Sukorini, para peternak domba, serta drh. Erif Maha Nugraha Setyawan, M.Sc., Ph.D., Ketua Departemen Reproduksi dan Obstetri FKH UGM, bersama 6 dosen dan 6 mahasiswa FKH UGM.

Dalam sambutannya, drh. Erif Maha Nugraha Setyawan, M.Sc., Ph.D. menekankan pentingnya kegiatan pengmas sebagai sarana pertukaran ilmu antara akademisi dan masyarakat. Beliau berharap agar pengetahuan yang diperoleh oleh para peternak dapat diterapkan untuk meningkatkan produktivitas peternakan mereka. drh. Yosua Kristian Adi, M.Sc. memberikan materi tentang “Beternak Domba yang Menguntungkan” meliputi program penggemukan dan pengembangbiakan yang efektif.

Sementara itu, Ketua Tim Pengmas FKH UGM, Prof. drh. Aris Junaidi, Ph.D., menekankan bahwa pengembangan peternakan tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan dan peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, dan menjadi sarana investasi. Ini juga relevan dengan SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab, karena kegiatan peternakan yang efisien dan modern mendukung praktik-praktik pertanian berkelanjutan.

Kegiatan pengmas ini bertema “Peningkatan Efisiensi Reproduksi Domba pada Kelompok Ternak di Kecamatan Manisrenggo untuk Mewujudkan Desa Mandiri dan Sejahtera.” FKH UGM berkomitmen untuk terus mendampingi para peternak dalam program jangka panjang ini.

Acara ditutup dengan tur peternakan domba di C.V. AJ Wonder Farm, yang memiliki lahan seluas 3.000 m² dan memelihara berbagai jenis domba, baik lokal maupun impor. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung tentang penerapan praktik peternakan modern dan efisien kepada peserta. Kehadiran perwakilan pemerintah daerah menambah signifikansi acara ini. Triyanto, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dari Dinas Perkebunan dan Pertanian Kabupaten Klaten, memberikan apresiasi atas inisiatif FKH UGM dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara akademisi dan pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor peternakan.

“Kegiatan semacam ini sangat berharga bagi para peternak kita. Kami berharap acara serupa dapat dilaksanakan secara rutin untuk memastikan transfer pengetahuan berkelanjutan dan peningkatan kualitas peternakan di wilayah kami,” ujarnya penuh antusiasme.

Melalui kegiatan pengmas ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara FKH UGM, pemerintah daerah, dan masyarakat peternak di Kecamatan Manisrenggo, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memajukan industri peternakan domba di Indonesia. Kolaborasi ini juga diharapkan dapat menjadi model yang dapat diterapkan di daerah lain, mendukung pencapaian SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.

 

Kontributor: Aris JunaidiLihat   Selengkapnya

Uji Nyali para “Bajingan” dalam Ketangkasan di Karnaval Gerobak Sapi Merdeka 2024

BeritaSorotan Selasa, 27 Agustus 2024

Sleman, Yogyakarta – Minggu, 25 Agustus 2024, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada mengadakan Festival Gerobak Sapi Merdeka dalam rangka Dies Natalis ke-78. FKH UGM bekerja sama dengan “Paguyuban Gerobak Sapi pangrekso Andini Karyo” yang juga berulang tahun ke-16. Kelompok Paguyuban Gerobak Sapi Pangrekso Andini Karyo diketuai oleh Tri Haryono, S.E. Acara ini dilaksanakan di lapangan pojok Hargobinangun, Pakem, Sleman, Yogyakarta.

Sapi-sapi yang bergabung terdiri dari 5 kelompok gerobak sapi, yaitu kelompok Pangrekso Andini Karyo, Langgeng Sehati, Makarti Roso Manunggal, Manunggal Lestari, dan Pager Merapi yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah. (SGD 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan – Kemitraan Masyarakat Sipil).

 

Acara dimulai dengan karnaval gerobak sapi yang diikuti 86 gerobak pada pukul 08.00 pagi. Masing-masing gerobak ditarik oleh 2 ekor sapi, dan gerobak dinakhodai 1 bajingan dan 1 navigator di bagian belakang. Pada saat karnaval, penonton boleh ikut merasakan duduk didalam gerobak dan ikut berkeliling. Gerobak Sapi terlihat indah dengan warna-warni yang memukau.

Gerobak Sapi Yogyakarta adalah warisan budaya tak benda Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang sudah diakui UNESCO sejak tahun 2019 Gerobak-gerobak ini masih aktif digunakan sebagai sarana transportasi lokal yang tentu saja tidak mengeluarkan polusi udara (SDG 11 Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan).

Sapi yang diikutkan adalah sapi potong tipe Peranakan Ongole (PO). Salah satu ciri khas Sapi PO adalah badan yang tinggi besar, berwarna putih keabu-abuan, dan mempunyai punuk di belakang kepala. Sapi-sapi PO ini mendapatkan perawatan yang maksimal dan sudah pasti sehat karena mampu dan sudah terbiasa untuk menarik gerobak dan melakukan perjalanan yang cukup panjang (SDG 15 Ekosistem Darat).

Setelah melakukan karnaval, terdapat 2 lomba yang bisa mereka ikuti, yaitu: Drag Race, dan Tunggang Sapi. Perlombaan Drag Race adalah lomba ketangkasan pengemudi gerobag sapi (bajingan). Perlombaan ini hanya boleh diikuti oleh 1 orang bajingan atau joki tanpa navigator sedangkan tipe gerobak ditentukan oleh panitia. Peserta diperbolehkan menggunakan sapi milik sendiri atau sapi yang disediakan panitia. Selama lomba berlangsung, sapi dan gerobaknya harus melewati rute yang sudah dirancang dalam waktu maksimal 5 menit. Hal-hal yang menjadi penilaian adalah bagaimana ketangkasan bajingan mengendalikan sapi beserta gerobag yang ditungganginya tanpa menyentuh tali batas luar rute dan pasak pada bagian tengah rute melingkar. Kecepatan juga sekaligus menjadi poin penilaian.

Lomba individu berikutnya adalah kategori Sapi Tunggang. Masing-masing penunggang dan sapinya harus melewati rute berliku yang ditentukan panitia dalam waktu kurang dari 2 menit. Selain itu, sapi harus mampu diarahkan untuk memberikan penghormatan di depan panggung selama 30 detik. Kriteria penilaian adalah kepatuhan dan ketenangan sapi dalam kendali sang joki (bajingan) dan keselarasan keduanya dalam waktu yang terbatas.

Para pemenang (3 terbaik dari setiap kategori) dihadiahi piala Dekan FKH UGM serta uang pembinaan atas keterampilan mereka merawat dan mengendalikan sapi (SDG 1 tanpa kemiskinan). Menariknya, salah satu pemenang Sapi Tunggang adalah anak kecil yang masih berumur 6 tahun bernama Gani Mustofa, bahkan pemenang pertamanya adalah seorang perempuan (SDG 5 Kesetaraan Gender). Sapi yang diikutkan lomba tunggang juga tampak sejahtera dan kondisinya sangat baik. Tak heran, paska lomba harga jualnya menjadi meningkat. Setiap peserta juga berhak membawa pulang 50kg pakan ternak yang dibagikan panitia di akhir acara. Acara yang melibatkan pemerintah, kampus, peternak, dan masyarakat luas ini berlangsung meriah, memberi kebahagiaan bagi para peserta lomba yang tergabung dalam paguyuban, serta ribuan masyarakat yang menyaksikan.Lihat   Selengkapnya

Departemen Reproduksi dan Obstetri FKH UGM Bersinergi dengan Kelompok Ternak Mergo Andhini Makmur

Berita Jumat, 23 Agustus 2024

Pada tanggal 22 Agustus 2024, Departemen Reproduksi dan Obstetri Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) melaksanakan program pengabdian masyarakat di Kelompok Ternak Mergo Andhini Makmur. Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen mereka untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang sumber daya ekonomi, produksi pangan, dan pendidikan untuk keberlanjutan. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memulihkan kesehatan sapi dan meningkatkan tingkat reproduksi pascapandemi serta setelah wabah penyakit ternak.

Dalam acara tersebut, tim FKH UGM melakukan pemeriksaan reproduksi pada sapi menggunakan teknologi ultrasonografi (USG) dan memberikan suplementasi vitamin. Selain itu, mereka juga memberikan obat cacing untuk sapi yang tidak bunting, memastikan bahwa ternak mendapatkan perawatan yang komprehensif. Partisipasi aktif dari staf dosen dan mahasiswa yang sedang menjalani koasistensi reproduksi sangat memperkuat pelaksanaan inisiatif ini.

Bapak Mulyono, ketua Kelompok Ternak Mergo Andhini Makmur, mengungkapkan keprihatinannya dalam sambutannya, menyoroti dampak serius dari pandemi COVID-19 serta wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease. Ia melaporkan penurunan populasi sapi betina hingga 50%, dari 80 ekor menjadi sekitar 40 ekor. “Kondisi ini diperburuk dengan sulitnya sapi betina untuk bunting setelah wabah penyakit,” jelas Bapak Mulyono.

Pemeriksaan yang dilakukan oleh tim FKH UGM menunjukkan bahwa kondisi ovarium beberapa sapi yang sulit bunting sebenarnya masih baik. Namun, terdapat kecenderungan sapi-sapi ini mengalami kesulitan dalam menunjukkan gejala birahi. Pemberian vitamin dan suplemen mineral diharapkan dapat membantu memulihkan kondisi sapi dan memperbaiki siklus estrus mereka.

“Dengan adanya pengabdian masyarakat ini, kami berharap dapat terjalin kembali kerjasama dan pembinaan dari pihak kampus yang sempat terhenti akibat pandemi COVID-19,” ungkap Bapak Mulyono. Pernyataan ini mencerminkan pentingnya kemitraan masyarakat sipil dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan, terutama dalam memberdayakan petani lokal dan meningkatkan mata pencaharian mereka.

Acara ini juga disuguhi dengan makanan tradisional yang disiapkan oleh kelompok wanita tani, menampilkan budaya lokal dan semangat kebersamaan. Aspek ini tidak hanya memberikan nutrisi bagi peserta tetapi juga menyoroti peran perempuan dalam pertanian dan produksi pangan, sejalan dengan SDGs yang berfokus pada pemberdayaan perempuan.

Departemen Reproduksi dan Obstetri FKH UGM berkomitmen untuk menjalin kerjasama berkelanjutan dan memberikan pembinaan lanjutan guna mendukung pemulihan kelompok ternak ini. Melalui kemitraan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan peternak dan populasi sapi di Indonesia.

Sebagai kesimpulan, kolaborasi antara FKH UGM dan Kelompok Ternak Mergo Andhini Makmur merupakan contoh model bantuan pembangunan yang sukses yang mengintegrasikan pendidikan, kesehatan, dan sumber daya ekonomi. Dengan mengatasi tantangan yang dihadapi oleh petani lokal dan ternak, inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memulihkan kesehatan sapi tetapi juga memberdayakan komunitas menuju praktik pertanian yang berkelanjutan.

 

Penulis: Yosua Kristian Adi

 

Lihat   Selengkapnya

12
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No. 2 Karangmalang, Yogyakarta 55281 Indonesia

fkh@ugm.ac.id
+62 (274) 6492088
+62 (274) 560862
+62 (274) 560861

Informasi Publik

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Secara berkala

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada 2025

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju