Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) resmi meluluskan 14 wisudawan program pascasarjana (S2 dan S3) pada Periode IV Tahun Akademik Genap 2025/2026. Rangkaian prosesi kelulusan diawali dengan acara pelepasan secara internal yang digelar di Ruang Auditorium FKH UGM pada Senin, 20 Juli 2026. Setelah pelepasan di tingkat fakultas, seluruh wisudawan resmi dikukuhkan dalam upacara wisuda universitas yang berlangsung khidmat di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM pada Rabu, 22 Juli 2026.
Pada periode kali ini, Program Magister (S2) FKH UGM berhasil melepas sebanyak 10 orang wisudawan berprestasi dengan raihan rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) mencapai 3,95. Predikat IPK tertinggi sempurna 4,00 berhasil diraih oleh Yasinta Rahma Setianingrum, sementara predikat lulusan tercepat disandang oleh Luh Made Nanda Ayuni dengan durasi studi kilat selama 1 tahun, 7 bulan, dan 1 hari, terhitung sejak 12 Agustus 2024 hingga lulus pada 13 Maret 2026.
Keberhasilan luar biasa juga ditunjukkan oleh Program Doktor (S3) FKH UGM yang meluluskan 4 orang doktor baru berkualitas tinggi dengan rata-rata IPK menyentuh angka impresif 3,99. Istimewanya, dua lulusan berhasil menyabet IPK sempurna 4,00 sekaligus meraih predikat Pujian (Summa Cum Laude), yang dipersembahkan oleh Dr. David Ardiyanto (NIM: 21/490986/SKH/00137) dan Dr. Ade Erma Suryani (NIM: 22/505934/SKH/00147). Selain meraih IPK sempurna, Dr. Ade Erma Suryani juga menorehkan prestasi tambahan sebagai lulusan tercepat di jenjang Doktoral pada periode ini dengan masa studi 3 tahun 4 bulan.
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan yang mewakili Dekan FKH UGM menyampaikan rasa bangga dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan atas kerja keras mereka. Pihak fakultas berharap agar ilmu pengetahuan, keahlian klinis, dan hasil riset yang telah didapatkan dapat diabdikan secara nyata di masyarakat. Kontribusi para lulusan pascasarjana ini sangat dinantikan dalam mendukung penguatan kesehatan hewan, ketahanan pangan global, serta pengembangan konsep One Health di Indonesia.




