• Tentang UGM
  • simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Webmail
  • Informasi Publik
  • Bahasa Indonesia
    • English
    • Bahasa Indonesia
Universitas Gadjah Mada Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada
  • Beranda
    • Salam dari Dekan
    • Sejarah Singkat
    • Visi dan Misi
    • Departemen
    • Manajemen Fakultas
    • Fasilitas dan Unsur Penunjang
    • Unit Kegiatan Mahasiswa
    • Kontak
  • Pendidikan
    • Program Studi Kedokteran Hewan
    • Program Profesi Dokter Hewan
    • Program Pascasarjana
  • Penelitian
    • Komite Etik Penelitian
  • ADMISI
  • Unduh
    • LAPORAN DEKAN
    • Buku Panduan Akademik
    • Sertifikat Akreditasi
    • Koleksi Dokumen LAMPTKes S1-PPDH
    • Capaian MCK FKH UGM
    • Dokumen UPM
  • Kanal Pengetahuan
  • Beranda
  • Sorotan
Arsip:

Sorotan

Bagong dan Juno, Sapi Viral FKH UGM, Ikut Meramaikan Nitilaku 2025

BeritaSorotan Senin, 15 Desember 2025

Minggu, 14 Desember 2025, Fakultas Kedokteran Hewan UGM (FKH UGM) ikut meramaikan Kirab Budaya Nitilaku 2025. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perayaan Dies Natalies UGM yang ke-76. Tema yang diusung pada kirab budaya Nitilaku 2025 adalah Ruwat Rawat Kebangsaan. FKH UGM sendiri memasung tema Profesi Dokter Hewan Berperan dalam Pembangunan Bangsa. Yang menarik dari kontingen FKH UGM adalah barisan ini tidak hanya diikuti oleh Dosen, Tendik, dan Mahasiswa, tetapi juga para hewan kesayangan yang dimiliki fakultas maupun milik pribadi. Barisan dipimpin oleh 2 sapi putih peranakan Ongole yang besar dan gagah bernama Bagong dan Juno. Sebelum kirab dimulai, Bagong dan Juno memang telah sering dibawa berjalan sekeliling UGM pada sore hari sebagai bentuk exercise. Bagi beberapa civitas akademika UGM yang jarang melihat sapi berjalan-jalan, hal ini menimbulkan excitement hingga di-posting ke sosial media yang menyebabkan viralnya dua sapi FKH UGM ini. Selain itu, beberapa mahasiswa dan dosen juga membawa hewan kesayangan mereka seperti kucing, sugar glider, dan ular. Ada juga anak kambing atau cempe, dan anak rusa yang dirawat dan dipelihara di Smart Veterinary Teaching Farm FKH UGM. Selain hewan-hewan tersebut, acara juga dimeriahkan dengan para dosen yang mengenakan berbagai profesi dokter hewan seperti dokter bedah, conservationist, peneliti, dan Veteriner lapangan. Selain itu para tendik juga meramaikan dengan mengenakan busana tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Acara ini mendukung beberapa Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu SDGs 10 Mengurangi ketimpangan dengan cara meruwat budaya.
_DSC9776
_DSC9798
_DSC9800
_DSC9810
_DSC9854
C3736T01
C3737T01
DSCF9369
DSCF9373
Lihat   Selengkapnya

BPPM Gelar Pentas Akhir Tahun “Khatulistiwa”

BeritaKegiatan MahasiswaSorotan Kamis, 11 Desember 2025

Badan Penerbitan dan Pers Mahasiswa FKH UGM sukses melaksanakan Pentas Akhir Tahun 2025 bertajuk “Khatulistiwa” pada Sabtu, 29 November 2025 di gedung pertunjukan FBSB UNY. Pementasan ini dipimpin

Lihat   Selengkapnya

Pengabdian Masyarakat Nasional IMAKAHI 2025 “Membangun Pengabdian, Satrabakti Wujudkan Aksi”

Kegiatan MahasiswaSorotan Selasa, 2 Desember 2025

Pengabdian Masyarakat Nasional (PENGMASNAS) IMAKAHI 2025 merupakan rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat yang diselenggarakan oleh Ikatan Mahasiswa Kedokteran Hewan Indonesia Cabang Universitas Gadjah Mada di Kalurahan Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta pada hari Jumat-Minggu, 21-23 November 2025. PENGMASNAS IMAKAHI 2025 mengusung tema “Satunggaling Laku, Satunggaling Rasa” yang diikuti oleh 80 orang delegasi atau ‘Satra’ yang merupakan mahasiswa kedokteran hewan dari 12 universitas di seluruh Indonesia. Kegiatan dimulai pada hari Jumat, 21 November 2025 di Auditorium Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada dengan Opening Ceremony yang dibuka dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Himne Gadjah Mada, Himne IMAKAHI, dan Mars IMAKAHI. Kegiatan diawali dengan dengan penampilan tari Retno Asri, selanjutnya sambutan ketua panitia, Diva Pendriana, sambufftan drh. Retno Widyastuti sebagai Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Gunungkidul, serta sambutan dan simbolis pembukaan oleh Wakil Dekan FKH UGM, Prof. Dr. drh. Aris Haryanto, M.Si. Setelah rangkaian Opening Ceremony usai, para Satra diantarkan menuju Teaching Farm Playen. Di Teaching Farm, Satra dibagi menjadi 3 pos untuk mendapatkan Pelatihan Yanduan dari drh. Woro Danur Wendo, M.Sc., Dr. drh. Vincentia Trisna Yoelinda, M.Si., dan drh. Rina Wijayanti mengenai tata laksana pemeriksaan dasar kesehatan ternak sapi dan kambing. Pelatihan Yanduan dilaksanakan guna memperkaya pengetahuan, sejalan dengan SDGs 4 ‘Pendidikan Berkualitas’ yang menegaskan bahwa pembelajaran yang inklusif dan kolaboratif diperlukan untuk memberi kesempatan yang sama bagi setiap mahasiswa untuk mendapat pengetahuan dasar mengenai ternak sebelum terjun ke lapangan. Selepas belajar bersama, seluruh Satra mengikuti kegiatan Guyub Sesrawungan di Balai Kalurahan Getas bersama warga setempat, yang dibuka dengan sambutan Bapak Saekat selaku Kepala Kalurahan Getas, penampilan drama delegasi oleh kelompok 7 dan dimeriahkan dengan kuis tanya jawab mengenai drama yang telah ditampilkan. Rangkaian Guyub Sesrawungan ditujukan untuk mengawali hubungan baik antara PENGMASNAS IMAKAHI 2025 dengan Kalurahan Getas yang juga mengimplementasikan SDGs 17 ‘Kemitraan untuk Mencapai Tujuan’. Hari semakin malam, Satra dibagi menjadi 11 kelompok dan diantarkan menuju rumah huni yang berada di 6 dukuh, yakni Padukuhan Getas, Padukuhan Tanjung, Padukuhan Ngasem, Padukuhan Gubuk Rubuh, Padukuhan Ngrunggo, dan Padukuhan Gembuk untuk beristirahat. Kegiatan hari kedua pada Sabtu, 22 November 2025 diawali dengan persiapan Satra di rumah huni masing-masing, kemudian setiap kelompok mengikuti briefing singkat mengenai Medical Check Up atau biasa dikenal Yanduan bersama 11 orang Supervisor yang merupakan dokter hewan dan paramedis veteriner dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Gunungkidul serta UPT Puskeswan Playen, juga bersama beberapa mahasiswa Pendidikan Profesi Dokter Hewan FKH UGM. Yanduan dilaksanakan terpisah menjadi 11 titik di 6 padukuhan dengan didampingi seorang warga setempat yang menjadi pemandu jalan. Pada setiap titik, 20 ekor ternak sapi atau kambing dipantau kesehatannya dengan pemeriksaan umum seperti pengecekan suhu, kebuntingan, auskultasi, serta pemberian vitamin B, obat cacing, dan vaksinasi bersyarat. Yanduan merupakan upaya mengimplementasikan aspek One Health juga SDGs 3 ‘Kehidupan Sehat dan Sejahtera’ dengan meningkatkan kesejahteraan hewan melalui pemeriksaan kesehatan serta pemberian vitamin, obat, dan vaksinasi sebagai awal pencegahan penyakit zoonosis. Bersamaan dengan Yanduan, panitia melaksanakan kegiatan bakti sosial guna membantu dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalurahan Getas yang membutuhkan. Dengan bakti sosial, PENGMASNAS IMAKAHI 2025 berupaya mewujudkan SDGs 1 ‘Menghapus Kemiskinan’ dan SDGs 2 ‘Mengakhiri Kelaparan’ yakni mengurangi beban ekonomi warga dengan mendistribusikan paket sembako bagi 10 warga di setiap padukuhan yang kurang sejahtera. Pada malam hari, Satra dari berbagai dukuh diarahkan menuju tiga titik Penyuluhan dan Workshop, yaitu di rumah Kepala Dukuh Ngasem, rumah Kepala Dukuh Tanjung, dan rumah Kepala Dukuh Ngrunggo. Acara dibuka oleh MC di tiap lokasi dan dilanjut dengan penyuluhan mengenai Manajemen Kandang dan Lingkungan oleh drh. Agus Riyanto, drh. Wivqie Halum, dan drh. Nurwahyudi, S.Pt. Materi yang disampaikan mencakup prinsip-prinsip dasar pengelolaan kandang. Selama kegiatan berlangsung, warga aktif bertanya dan berdiskusi mengenai masalah kandang yang dihadapi. Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop pakan tambahan berbasis molases dan mineral bernama UMMB (Urea Molasses Mineral Block). Selama kegiatan, Satra mendampingi warga dalam proses pencampuran bahan, pengadukan, pencetakan, hingga penjelasan manfaat UMMB guna meningkatkan produktivitas ternak. Workshop berlangsung interaktif dan memberikan wawasan praktis yang dapat langsung diterapkan warga dalam kegiatan beternak. Suksesnya kegiatan Penyuluhan dan Workshop menunjukkan bahwa SDGs 12 ‘Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab’ terwujud dengan terbarukannya pengetahuan warga mengenai tata kelola pakan dan kandang guna meningkatkan efisiensi produksi ternak di Kalurahan Getas. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan hari kedua PENGMASNAS IMAKAHI 2025 berjalan lancar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Pelayanan kesehatan ternak melalui Yanduan, edukasi melalui Penyuluhan, serta praktik langsung dalam Workshop UMMB menjadi pengalaman bermakna bagi warga dan Satra. Selain sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, kegiatan ini memperkuat kompetensi delegasi sebagai calon dokter hewan yang siap terjun ke dunia profesi. Kegiatan hari kedua ditutup dengan suasana penuh kehangatan, kolaborasi, dan harapan agar ilmu yang dibagikan dapat terus bermanfaat bagi masyarakat Kalurahan Getas. Kegiatan hari ketiga PENGMASNAS 2025 diawali dengan Senam dan Sarapan bersama yang diikuti oleh seluruh delegasi dan beberapa warga lokal. Senam dan Sarapan dibagi ke dalam tiga lokasi yang sama seperti lokasi Penyuluhan dan Workshop. Senam yang dipimpin oleh panitia berhasil mencairkan suasana dan mempererat tali silaturahmi, sehingga baik warga, Satra, dan panitia terlihat menikmati kegiatan tersebut dengan antusias. Seusai sarapan, peserta melanjutkan kegiatan bersih-bersih dan berkemas di rumah huni untuk persiapan menuju Closing Ceremony. Seluruh Satra berkumpul di Balai Kalurahan untuk mengikuti Closing Ceremony. Acara ini dibuka dengan sambutan oleh Penanggung Jawab PC IMAKAHI, Aprilia Ipon, dilanjutkan sambutan Ketua Umum PB IMAKAHI, Briliani Sekar Utami dan sambutan terakhir oleh Kepala Kalurahan Getas, Bapak Saekat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan dari Satra, pemberian sertifikat, serta penyerahan bibit tanaman mangga sebagai tanda kenangan dan harapan keberlanjutan kegiatan. Pemberian ini mewujudkan SDGs 15 ‘Menjaga Ekosistem Darat’ dengan upaya melestarikan lingkungan melalui penanaman pohon. Rangkaian acara diakhiri dengan foto bersama. Setelah Closing Ceremony selesai, Satra diantarkan kembali menuju FKH UGM untuk mengikuti Bonding dan makan bersama. Bonding ditutup dengan pemutaran mini after movie PENGMASNAS IMAKAHI 2025 dan penutupan resmi oleh MC. Usai Bonding, beberapa Satra melanjutkan kegiatan “Jogja Istimewa” berupa kunjungan ke destinasi budaya di Yogyakarta, Museum Sonobudoyo dan Museum Benteng Vredeburg. Sementara itu, Satra yang tidak mengikuti kegiatan Jogja Istimewa diarahkan panitia menuju stasiun terdekat untuk kepulangan. Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta dipilih sebagai destinasi wisata yang menghadirkan kisah perjalanan sejarah bangsa Indonesia, sehingga memberikan pengalaman edukatif yang mendalam bagi pengunjung. Sementara itu, Museum Sonobudoyo dengan koleksi budaya dan arkeologi yang sangat beragam memberikan suasana hangat dan sarat nilai budaya, sehingga memperkaya wawasan Satra mengenai sejarah dan kearifan lokal Yogyakarta. Kedua kunjungan ini mengimpelentasikan SDGs 11 ‘Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan’ yang mendukung keberlanjutan komunitas dengan peningkatan kesadaran akan pelestarian warisan budaya dan alam dunia. Kegiatan hari ketiga ditutup dengan pengantaran para delegasi ke stasiun setelah selesai mengikuti rangkaian Jogja Istimewa. Rangkaian kegiatan PENGMASNAS IMAKAHI 2025 sukses mewujudkan program kerja yang berkelanjutan, bermanfaat, dan inklusif melibatkan peran dokter hewan serta calon dokter hewan dalam mengimplementasikan ‘Manusya Mriga Satwa Sewaka’ melalui pengabdian pada masyarakat Kalurahan Getas, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Pembukaan PENGMASNAS IMAKAHI 2025
Tari Retno Asri
Pembukaan
Simbolis Pembukaan oleh Wakil Dekan
Sambutan DPKH Gunungkidul
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Senam dan Sarapan Bersama
Yanduan
Drama
Yanduan
Yanduan
Yanduan
Yanduan
Yanduan 1
Bakti Sosial
Penyuluhan
Pelatihan Yanduan di Teaching Farm Playen
Sambutan Guyub Sesrawungan oleh Lurah Getas
Kunjungan Museum Benteng Vredeburg dan Museum Sonobudoyo
Workshop UMMB
Workshop UMMB
IMG_4730
Bonding
Bonding
Senam dan Sarapan Bersama
Senam dan Sarapan Bersama
Penyuluhan
Closing Ceremony
Lihat   Selengkapnya

Perluas Jaringan Internasional: Jalin Kerja Sama dengan Seoul National University dan Chittagong Veterinary and Animal Sciences University, Bangladesh

BeritaSorotan Jumat, 21 November 2025

Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) memperkuat langkah dalam lingkup internasional melalui penandatanganan kerjasama dengan dua universitas luar negeri

Lihat   Selengkapnya

POTMA FKH Sumbangkan Limasan untuk Smart Teaching Farm Playen

BeritaSorotan Senin, 20 Oktober 2025

Yogyakarta, 20 Oktober 2025 – Persatuan Orang Tua Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan (POTMA FKH UGM) sumbangkan satu unit bangunan limasan kepada FKH UGM sebagai

Lihat   Selengkapnya

Belajar sambil Bermain di MOTIEVETS 2025

BeritaSorotan Kamis, 11 September 2025

Sabtu, 6 September 2025, Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) UGM mengadakan MOTIEVETS, yaitu Motivation and Integrity Empowering for Veterinary Students. Acara yang berlangsung di gedung Auditorium FKH ini diikuti oleh mahasiswa angkatan 2022 dan 2023 sebanyak 76 orang. Acara ini merupakan salah satu bentuk project-based learning dari Mata Kuliah Pilihan Leadership Veteriner. Acara ini bersifar interaktif; tidak hanya perkuliahan umum satu arah, namun juga dibarengi dengan diskusi kelompok, permainan edukatif, dan tanya jawab. Materi dan praktik yang dilakukan pada kegiatan ini bertujuan untuk melatih pengaplikasian nilai-nilai yang diajarkan pada mata kuliah tersebut seperti memahami perbedaan individu, kecerdasan sosial, leader quality, komunikasi non-verbal, dan manajemen perubahan. Acara dimulai dengan pre-test, kemudian diakhiri dengan post-test setelah semua sesi materi dan permainan terakhir selesai. Pada materi yang pertama, drh. Dyah Ayu, Ph.D mengajak peserta untuk mengilustrasikan perjalanan hidup mereka dari kecil hingga tiba di bangku perkuliahan, menggambarnya di sebuah kertas dan menempelkan ilustrasi tersebut di dinding ruangan. Kemudian beberapa orang dipanggil untuk menceritakan perjalanan hidup mereka yang berbeda satu sama lain. Permainan ini merupakan salah satu cara untuk memahami perbedaan perilaku individual dimana karakteristik seseorang erat hubungannya dengan lingkungan sosial, serta pengalaman yang ia jalani. Selanjutnya, para peserta diminta untuk berkelompok dan berdiskusi mengenai kecerdasan emosional yang bisa mereka pelajari dari sebuah film pendek. Setiap kelompok menuliskan hasil diskusi mereka pada selembar kertas yang besar,  kemudian mempresentasikan hasilnya. Dari hasil diskusi, kecerdasan emosional erat kaitannya dengan empati. Keinginan seseorang untuk menolong orang lain tanpa ada timbal balik. Hal ini menandakan orang tersebut mempunyai social awareness (kesadaran sosial) yang tinggi dan peka terhadap lingkungan sekitar. Namun, hal ini tidak menutup kemungkinan bahwa sifat tersebut dimanfaatkan oleh orang lain dengan semena-mena. Diskusi ini dipimpin oleh Dr. drh. Widagdo Sri Nugroho, MP. Sebagai hiburan, setiap kelompok mempersiapkan nama tim dan serta yel-yel masing-masing. Setelah itu, peserta belajar mengenai komunikasi non-verbal melalui permainan. Dalam permainan ini, peserta diminta untuk berpasangan. Salah satu dari pasangan tersebut akan ditutup matanya dan temannya harus memberikan petunjuk arah hanya dengan kata-kata. Tidak boleh menyentuh atau membantu secara fisik. Peserta yang ditutup matanya diarahkan untuk keliling gedung dan tangga, dan yang memberi arahan harus memastikan pasangannya sampai pada tujuan dengan selamat. Hal ini tidak hanya mengajarkan mengenai komunikasi, tapi juga rasa percaya kepada tim. Pada siang hari setelah istirahat makan, para peserta belajar mengenai kualitas seorang pemimpin. Materi ini dibawakan oleh Prof. drh. Agung Budiyanto, MP, Ph.D. Prof. Agung menyampaikan menjadi pemimpin harus memiliki sifat leadership dalam dirinya. Mempunyai integritas yang baik, dapat diandalkan dan peka terhadap situasi sekitar. Setelah itu, dibimbing oleh drh. Joko Daryono, para peserta belajar tentang manajemen perubahan. Manajemen perubahan dapat dimulai ketika seseorang berkeinginan untuk keluar dari zona nyamannya. Melalui diskusi tanya jawab dengan peserta, drh. Joko menerangkan bahwa perubahan itu pasti terjadi, dan orang-orang yang dapat bertahan adalah mereka yang mampu beradaptasi terhadap perubahan tersebut. Kemudian acara ditutup dengan memberikan hadiah bagi kelompok dengan yel-yel yang paling kreatif, dan peserta dengan selisih nilai pre-test dan post-test yang paling tinggi. Kegiatan Motievets ini mendukung beberapa poin tujuan keberlanjutan (SDGs), yaitu poin 4 Pendidikan Berkualitas, poin 9 Industri, Inovasi dan Infrastruktur, poin 16 Keadilan, Kedamaian, dan Kelembagaan yang Tangguh.
DSCF4163
DSCF4244
DSCF4262
DSCF4270
Lihat   Selengkapnya

The 79th Anniversary of the Faculty of Veterinary Medicine UGM Began with Yogyakarta Andong Festival

BeritaSorotan Senin, 25 Agustus 2025

Kamis, 14 Agustus 2025 rangkaian Dies Natalis ke-79 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) secara resmi dibuka. Rangkaian Dies Natalis ke-79 FKH dibuka

Lihat   Selengkapnya

Pembukaan Dies Natalis ke-79 FKH UGM Dimeriahkan oleh Festival Andong se-Yogyakarta

BeritaSorotan Kamis, 14 Agustus 2025

Kamis, 14 Agustus 2025 rangkaian Dies Natalis ke-79 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) secara resmi dibuka. Rangkaian Dies Natalis ke-79 FKH dibuka

Lihat   Selengkapnya

FKH UGM Gelar Workshop Re-Desain Kurikulum Demi Ciptakan Lulusan yang Mumpuni

BeritaSorotan Kamis, 12 Juni 2025

Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan workshop re-Desain Kurikulum Program Studi Kedokteran Hewan dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Hewan 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kurikulum yang relevan dan menciptakan lulusan mumpuni di dunia kerja.

Lihat   Selengkapnya

Prof. Dr. drh. Asmarani Kusumawati, M.P., dikukuhkan sebagai Guru Besar dalam Bidang Teknologi Reproduksi Veteriner Molekuler

BeritaSorotan Rabu, 28 Mei 2025

Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH - UGM) kembali kukuhkan guru besar yaitu Prof. Dr. drh. Asmarani Kusumawati, M.P., sebagai Guru Besar dalam bidang Ilmu Teknologi Reproduksi Veteriner Molekuler (20/5).

Lihat   Selengkapnya
123…10
Universitas Gadjah Mada

Fakultas Kedokteran Hewan
Universitas Gadjah Mada

Jl. Fauna No. 2 Karangmalang, Yogyakarta 55281 Indonesia

fkh@ugm.ac.id
+62 (274) 6492088
+62 (274) 560862
+62 (274) 560861

Informasi Publik

Permohonan Informasi Publik

Daftar Informasi Tersedia Secara berkala

Daftar Informasi Tersedia Setiap Saat

© Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada 2025

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju