GUNUNGKIDUL, 5 September 2026 – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) secara resmi mengoperasikan Smart Veterinary Teaching Farm (SVTF) di Kalurahan Dengok, Kapanewon Playen, Kabupaten Gunungkidul pada 5 September 2026. Fasilitas pembelajaran ini diresmikan langsung oleh Dekan FKH UGM, Prof. drh. Teguh Budipitojo, M.P., Ph.D. Kehadiran teaching farm ini bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung (hands-on experience) kepada mahasiswa, sekaligus memenuhi rekomendasi World Organisation for Animal Health (WOAH).
Saat ini, SVTF FKH UGM mengelola sekitar 8.500 ekor ternak yang meliputi sapi perah, sapi potong, kambing, domba, kuda, Rusa, burung unta, serta berbagai jenis unggas. Koordinator SVTF FKH UGM, Dr. drh. Dinar Arifianto, M.Sc., menjelaskan bahwa pengembangan fasilitas ini dilakukan secara bertahap dengan melibatkan berbagai mitra strategis. Sebagai langkah awal optimalisasi, pihak kampus telah menjalin kerja sama strategis dengan PT Sido Agung Group dan PT Juang Jaya Abdi Alam dalam pengembangan sapi Brahman Cross.
Fasilitas ini menjalankan tiga fungsi utama, yaitu sebagai pendidikan, pusat penelitian, dan juga pengabdian kepada masyarakat. Dekan FKH UGM menekankan bahwa keberadaan SVTF sangat krusial bagi mahasiswa untuk mendalami aspek produksi, kesehatan, kesejahteraan hewan, hingga manajemen pengelolaan peternakan modern. Sementara itu, Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM, Dr. dr. Rustamaji, M.Kes., mengapresiasi kehadiran SVTF sebagai living lab yang dapat memperkuat hilirisasi pendidikan serta meningkatkan keterlibatan masyarakat luas.
Apresiasi juga datang dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul melalui Staf Ahli Bupati Bidang Perekonomian dan Pembangunan, yang menilai SVTF sebagai jembatan penting antara pengetahuan akademik dan kebutuhan peternak di lapangan. Prosesi peresmian ini ditandai dengan penandatanganan prasasti dan penyerahan secara simbolis empat ekor sapi serta empat ekor kambing kepada delapan warga sekitar melalui program gaduhan. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan aksi penanaman pohon oleh jajaran dekanat FKH UGM, perwakilan Pemkab Gunungkidul, serta Direktur Pengabdian kepada Masyarakat UGM.




