Pesta Demokrasi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada Tahun 2019

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

 

Pemilihan Umum Veteriner (PEMILUVET) 2019 merupakan serangkaian kegiatan untuk memilih Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa dan Pimpinan Senat Mahasiswa FKH UGM yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Veteriner, didampingi oleh Banwaslu vet dan Mahkamah Veteriner. Pemilihan Umum Veteriner ini berlangsung mulai tanggal 27 Oktober hingga 23 November 2019. Serangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain pendaftaran calon Ketua BEM maupun calon Pimpinan Senat Mahasiswa, verifikasi berkas, pengundian nomor urut peserta Pemilu Veteriner, kampanye, debat calon Ketua BEM dan uji publik Pimpinan Senat Mahasiswa Terpilih, pemungutan suara calon Ketua BEM, penghitungan suara, dan pengumuman hasil akhir Ketua BEM Terpilih.

Sebanyak 2 calon Ketua BEM mendaftar pada Pemiluvet tahun ini , yaitu Novanda Ihza Zulfikar (2017) dan Yayang Morovia Sifa’ (2017), sedangkan Pimpinan Senat Mahasiswa yang mendaftar hanya satu orang yaitu Saudari Danastri Hanida Nur Arifah (2017). Maka berdasarkan Undang-undang Pemilu Veteriner 2019, Pimpinan Senat Mahasiswa terpilih secara aklamasi dan setelah melalui musyawarah Keluarga Mahasiswa FKH UGM maka dipilihlah 4 Pimpinan Senat Mahasiswa lainnya yakni Adwitiya Irene Kumaralalita (2017), Nurul Hidayah (2017), Nyoman Reishita Andriyani (2017), dan Yosephine Anastasia (2017).

Sebelum masa kampanye dimulai, telah dilaksanakan Techincal Meeting mengenai tata tertib kampanye bagi peserta PEMILUVET 2019 serta dilaksanakan pula pengundian nomor urut calon ketua BEM dengan hasil: Novanda Ihza Zulfikar (2017) sebagai calon Ketua BEM nomor urut 1 dan Yayang Morovia Sifa’ (2017) sebagai calon Ketua BEM nomor urut 2. Selama masa kampanye 2-15 November 2019, calon Ketua BEM mengenalkan diri melalui media cetak, sosial media, atau oral.

Oral kampanye diselenggarakan melalui kegiatan tour the class ke setiap angkatan pada tanggal 4 November 2019 dan orasi di DPR (depan gedung V4) tanggal 5 November 2019 pukul 12.00-12.45 WIB. Kegiatan tour the class diisi dengan penyampaian grand design oleh masing-masing calon Ketua BEM.

Kegiatan berikutnya adalah debat calon Ketua BEM yang dilaksanakan pada tanggal 8 November 2019. Debat calon Ketua BEM dibagi dalam 3 sesi yang dipandu oleh Ignasius Gracia Putra Dharu Wicaksono sebagai moderator. Masing-masing calon diberikan waktu untuk mempresentasikan grand design kemudian dilanjutkan dengan sesi debat antar calon dengan 4 mosi yakni keaktifan mahasiswa dalam UKM KM FKH UGM, urgensi dana POTMA, implementasi Otovet di Indonesia, dan wacana uang pangkal di UGM.

Pemungutan suara untuk memilih Ketua BEM periode 2020 dilaksanakan tanggal 18-20 November 2019 di 2 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yaitu Selasar Lobi Anatomi dan Klinik Kuningan pada pukul 08.00-15.00 WIB. Alur pemilihan dimulai dengan registrasi pemilih dengan menyerahkan KTM dan mengisi tanda tangan, kemudian mengambil surat suara dan melakukan pencoblosan di bilik, setelah itu memasukan surat suara ke kotak suara dan terakhir mencelupkan salah satu jari tangan ke tinta yang tersedia sebagai bukti telah menggunakan hak suaranya dalam PEMILUVET 2019. Perhitungan suara dilakukan di ruang UP2KH mulai pukul 16.00-21.00 WIB. Hasil akhir perolehan suara, yaitu: calon Ketua BEM nomor urut 1 memperoleh 228 suara dan calon Ketua BEM nomor urut 2 memperoleh 420 suara sehingga dari 974 daftar pemilih tetap, sejumlah 673 menggunakan hak suaranya dengan rincian 648 suara sah dan 25 suara yang tidak sah. Dengan demikian, berdasarkan perolehan suara terbanyak ketua BEM FKH UGM terpilih periode 2020 adalah calon urut no 2, Yayang Morovia Sifa’(2017). Melalui pemiluvet ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran demokrasi bagi mahasiswa FKH UGM dan terpilih Ketua BEM yang terbaik demi kemajuan Keluarga Mahasiswa FKH UGM.