Seminar Daring SARS-CoV-2: Potensi Penularan pada Satwa Domestik dan Satwa Liar serta Upaya Pencegahannya

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Yogyakarta (09/05/2020)- Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) bekerjasama dengan Wildlife Conservation Forum (WCF) dan Gembira Loka Zoo menyelenggarakan Seminar Daring dengan tajuk “SARS-CoV-2: Potensi Penularan pada Satwa Domestik dan Satwa Liar serta Upaya Pencegahannya”. Seminar daring ini telah dilaksanakan pada Jumat 24 April 2020 pukul 14.00-15.30 WIB. Seminar diikuti oleh berbagai peserta baik dokter hewan di Indonesia maupun peserta non dokter hewan yang tertarik dengan informasi terbaru terkait SARS-CoV-2. Seminar dimoderatori oleh drh. Fransiska Sulistyo, MVS dari WCF Jogja. Seminar daring ini dibuka oleh Dr. drh. Rini Widayanti, M.P, Wakil Dekan Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama FKH UGM.

 

Narasumber pertama pada seminar daring ini merupakan Guru Besar Departemen Mikrobiologi FKH UGM, Prof. Dr. drh. M. Haryadi Wibowo, MP, yang mengulas mengenai potensi penyebaran SARS-CoV-2 pada satwa liar dan domestik. Sesi pertama juga diisi dengan update informasi terbaru mengenai SARS-CoV-2 berdasarkan penelitian-penelitian terkini.  Narasumber kedua yaitu, Dr. drh. S. Indarjulianto, Dosen Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKH UGM, mengulas mengenai aspek klinis dan medis veteriner Covid-19 pada satwa liar dan domestik. Bukti ilmiah mengenai penularan Covid-19 dari manusia ke hewan kesayangan dan sebaliknya sampai saat ini belum dilaporkan, namun demikian secara khusus, Dr. Indarjulianto menyampaikan titik-titik kritis yang mungkin menjadi media penularan Covid-19 khususnya yang berasal dari interaksi dokter hewan – klien serta hal-hal antisipatif yang dapat dilakukan. Narasumber ketiga, Josephine Vanda Tirtayani, M.A, Manajer Konservasi Kebun Binatang Gembira Loka mengemukakan protokol pencegahan Covid-19 di Kebun Binatang Gembira Loka dan Lembaga Konservasi secara umum. Kebun Binatang Gembira Loka menutup sementara akses publik ke kebun binatang sesuai imbauan pemerintah namun berbagai upaya terus dilakukan agar satwa tetap dipelihara dan mendapat perhatian yang prima, tanpa mengesampingkan kesehatan dan keselamatan kerja.

Seminar daring ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi, media penyampaian informasi, dan ruang diskusi khususnya terkait pandemi Covid-19. FKH UGM secara aktif juga akan menyelenggarakan seminar daring lainnya dan webinar series yang dapat diikuti oleh masyarakat umum maupun kolega dokter hewan di seluruh Indonesia. (VB)