FKH UGM AKAN MEMBENTUK APOTEK VETERINER PERTAMA DI INDONESIA

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Kurangnya pengawasan terhadap pelayanan dan penggunaan obat hewan menyebabkan permasalahan global yang serius karena dapat berdampak pada kesehatan manusia. Senyawa obat dan bahan baku obat hewan dan manusia memiliki banyak persamaan, sehingga dampak penggunaanya mengakibatkan konsekuensi pada hewan dan manusia. Obat hewan dan obat manusia sering tumpang tindih penggunaanya (penggunaan obat ekstra label) yang menyebabkan resistensi silang antimikroba terjadi dimana-mana. Hal itulah yang mendasari Departemen Farmakologi FKH UGM membentuk apotek veteriner yang digadang-gadang menjadi apotek veteriner pertama di Indonesia.

“Apotek veteriner diharapkan dapat menjadi titik tumpu terhadap kesahihan penggunaan obat veteriner, dengan dijaminya pelayanan resep veteriner, penggunaan dan pemilihan obat, pelayanan obat dan peracikan yang legeartis, serta kaidah-kaidah farmasi (penyimpanan, pembelian, perlakuan obat yang prosedural)”. Hal ini diungkapkan oleh Dr. drh. Agustina Dwi Wijayanti, M.P. selaku Ketua Departemen Farmakologi FKH UGM saat sesi Forum Group Discussion (FGD) pembentukan Apotek Veteriner Jum’at lalu (18/05/18). Prof. dr. Iwan Dwiprahasto, M.Med.Sc, Ph.D Guru Besar FKKMK yang menjadi narasumber dalam FGD tersebut mengungkapkan bahwa “masih banyak obat manusia yang expired disalah gunakan untuk pengobatan ternak karena belum ada yang bisa mengendalikan obat hewan”. Dr. Ika Puspita Sari, M.Si., Apt. dari Fakultas Farmasi yang juga menjadi narasumber FGD mendukung terciptanya apotek veteriner, “kedepan apotek veteriner bisa menjadi mata kuliah wajib di Fakultas Farmasi UGM. Hal senada juga diungkapkan oleh Dekan FKH UGM Prof. Dr. drh. Siti Isrina Octavia Salasia dalam sesi FGD tersebut,”FKH UGM akan mendukung pembentukan apotek veteriner yang nanti akan diintegrasikan di RSH Prof. Soeparwi”. Acara tersebut juga dihadiri oleh para wakil dekan dan asisten wakil dekan FKH UGM, Direktur RSH Prof. Soeparwi FKH UGM, dan Ketua PDHI Cabang DIY.