Tim KKN-PPM Sayang Temayang Rilis Buku Saku Pembuatan Disinfektan dan Antiseptik dari Bahan Tumbuhan

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Dalam rangka keberlanjutan program kerja penyusunan buku saku, Tim KKN-PPM Sayang Temayang mengadakan sosialisasi¬† pada Kamis, 5 Agustus 2021 melalui media Zoom Meetings. Sosialisasi diikuti oleh bapak/ibu kelompok peternak dan anggota karang taruna Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro. Acara tersebut membahas beberapa hal, diantaranya: sosialisasi pembuatan antiseptik dari bahan tumbuhan, sosialisasi aplikasi Desa Apps, serta perilisan dan pengenalan buku saku yang berjudul “Pembuatan Disinfektan dan Antiseptik dari Bahan Tumbuhan‚ÄĚ kepada peserta sosialisasi.

Cover Buku Saku Pembuatan Disinfektan dan Antiseptik dari Bahan Tumbuhan

Meningkatnya kebutuhan disinfektan dan antiseptik sebagai salah satu komponen pencegahan penyebaran Covid-19 mendorong Tim KKN-PPM Sayang Temayang untuk menyusun buku saku ini. Buku saku tersebut merupakan bentuk kerja sama antara kluster medika dan kluster agro serta drh. Anggi Muhtar Pratama, M.Sc., selaku Dosen Pembimbing Lapangan. Koordinator Mahasiswa Kluster Medika, Sovana Alyasari menuturkan “Salah satu alasan kami menyusun buku ini adalah semangat Back to Nature, dari alam dan untuk alam. Selain itu, buku ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan bahan kimia pada disinfektan dan antiseptik. Harapannya buku ini dapat menjadi pengetahuan baru untuk memperoleh alternatif bahan lain sebagai disinfektan dan antiseptik.”

Sosialisasi Buku Saku

Materi yang dimuat dalam buku saku ini diantaranya jenis-jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan untuk pembuatan disinfektan dan antiseptik, cara pembuatannya, serta panduan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, buku saku dari Tim KKN-PPM Sayang Temayang sedang dalam proses pengajuan ISBN. Dalam waktu dekat harapannya ISBN sudah didapatkan dan buku saku dapat diedarkan secara legal dan menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

Foto Bersama