Kepedulian FKH UGM Untuk Pemilik Andong di Masa Pandemi Covid19

Bagikan

Facebook
Twitter
WhatsApp

Yogkarta (3/6/2020). Dampak pandemi COVID-19 masih dirasakan oleh semua lapisan masyarakat Indonesia. Salah satu sektor yang terdampak yaitu sektor pariwisata. Banyak masyarakat Yogyakarta yang bekerja di bidang pariwisata, mengingat Yogyakarta merupakan salah satu tujuan destinasi wisata di Indonesia. Salah satu tujuan pariwisata di Yogyakarta yaitu Malioboro. Malioboro merupakan lokasi favorit dari turis dalam negeri maupun luar negeri. Andong merupakan salah satu icon transportasi di seputaran Malioboro karena terkenal dengan keunikannya. Andong merupakan transportasi tradisional yang ditarik menggunakan kuda lokal. Salah satu kelompok kuda andong yang masih eksis sampai sekarang yaitu andong Malioboro.

Dampak pandemi COVID-19 menyebabkan jumlah wisatawan menjadi turun drastis, sehingga pendapatan dari kusir andong mengalami penurunan juga. Melihat hal itu Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada (FKH UGM) melalui Unit Pendidikan dan Pelatihan Kesehatan Hewan (UP2KH) berinisiatif melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terhadap kelompok kuda andong yang biasanya bekerja di sekitaran Malioboro. Pengabdian kepada masyarakat kali ini sedikit berbeda dari pengabdian masyarakat yang biasanya dilakukan, pengabdian kepada masyarakat kali ini menggunakan metode refocusing COVID-19. Metode refocusing COVID-19 yaitu dengan pemberian sembako. Ada 5 kelompok kuda andong yang menjadi sasaran pengabdian msayarakat FKH UGM kali ini. 5 kelompok kuda andong tersebut yaitu Kelompok Andong Guyup Rukun, Kelompok Andong Tepus, Kelompok Andong Pleret, Kelompok Andong Gamping, dan Kelompok Andong Mbayakan.

Penyerahan sembako dari FKH UGM diwakilkan oleh Wakil Dekan III Bidang Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Kerja Sama yaitu Prof. Dr. drh. Rini Widyanti, MP, Ketua UP2KH yaitu Dr. drh. Yuriadi, MP, Sekretaris UP2KH yaitu drh. Dinar Arifianto, M.Sc yang selanjutnya dibagikan kepada perwakilan dari masing-masing kelompok kuda andong. “Harapannya dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pemberian 50 paket sembako ini, memberikan manfaat kepada kusir kuda andong yang terdampak pandemi COVID-19” ujar Prof. Rini, Jumat (22/5/2020) disela pembagian sembako. (Topas)